1) Buat Kamar Anak Sesejuk Mungkin

Sebenarnya tidak ada pantangan penggunaan AC dan kipas angin di dalam kamar saat anak demam. Kamu tetap bisa menyalakannya, tapi atur suhunya agar tidak terlalu dingin. Kalau menggunakan kipas angin, jangan arahkan kipas langsung ke tubuh anak. Arahkan ke arah berlawanan, untuk menghindari anak masuk angin. Jendela kamar juga bisa kamu buka agar sirkulasi udara berjalan dengan baik.
 

source: http://92builders.limdns.org/cool-kids-rooms-photos.html


 

baca juga

2) Penggunaan Pakaian Tergantung Tipe Demam Anak

Tips merawat anak sakit demam berikutnya adalah memiih pakaian yang tepat untuk anak. Pakaian yang dikenakan anak harus yang nyaman dan sesuai dengan tipe demamnya. Kalau demam kemerahan, maka pakaikan si kecil baju berbahan tipis yang mudah menyerap keringat. Tapi kalau anak demam menggigil, maka pakaikan selimut, sweater, dan kaos kaki.

source: http://www.kidspot.com.au/parenting/toddler/toddler-sleep

 

3) Ukur Suhu Badannya dengan Termometer Secara Berkala

Gunakan alat pengukur suhu yaitu termometer untuk mengetahui temperatur tubuh anak. Termometer bisa kamu letakkan di mulut, dahi, telinga maupun ketiak. Hindari mengukur suhu badannya dengan mengandalkan rabaan tangan saja, karena hasilnya pasti tidak akurat.
 

source: http://www.parents.com/health/fever/


 

baca juga

4) Perhatikan Asupan Cairan yang Masuk ke Tubuh Anak

Saat demam terjadi penguapan cairan, sehingga si kecil rentan mengalami dehidrasi. Untuk menambah cairannya, kamu bisa berikan jus, teh manis maupun susu, sesuai dengan usia anak. Pemberian cairan juga harus memerhatikan gejala yang menyertai demam. Kalau disertai diare, maka susu tidak diperbolehkan. Konsumsi makanannya juga harus kamu perhatikan. Berikan yang mudah dicerna dan tinggi kalori ya.
 

source: http://mystictreasuretrove.com/cumin-for-your-kids-good-or-bad/


 

5) Tidak Boleh Mengompres Anak dengan Air Dingin

Meski masih banyak ibu yang melakukannya, tapi kamu jangan pernah mengompres si kecil dengan air dingin ya, ladies. Pakai air biasa saja atau air hangat. Kalau kamu pakai air dingin, maka lapisan kulit yang berfungsi mengembalikan suhu tidak dapat bekerja dengan baik.
 

source: https://www.healthdirect.gov.au/fever-in-children


 

6) Berikan Obat Penurun Panas

Apabila ternyata kamu sudah melakukan panduan-panduan di atas, tapi panas badan buah hatimu belum turun juga, maka segera berikan obat penurun panas. Ada 2 jenis obat penurun panas yang dianjurkan, yaitu parasetamol dan ibuprofen. Untuk anak, sebaiknya berikan jenis parasetamol, karena dikhawatirkan ibuprofen menimbulkan efek samping.

source: http://www.parentsociety.com/parenting/5-ways-to-get-your-kid-to-take-medicine/


 

7) Treatment Anak yang Mengalami Kejang Demam

Demam yang disertai kejang harus kamu waspadai, karena bisa membahayakan nyawa Si Kecil. Gejala yang mudah dikenali adalah tubuh anak tersentak disertai kaku dan bola mata memutar. Paling parah, si kecil bisa tidak bernapas. Ada juga yang mengeluarkan air liur disertai muntah. Kalau kamu menjumpai kondisi ini pada buah hatimu, maka segera berikan pertolongan pertama. Longgarkan pakaian agar suhu tubuh tidak semakin tinggi. Lalu, baringkan tubuhnya dengan posisi dagu diangkat ke atas dan kepala dalam posisi miring. Ini berguna untuk membuka jalan napasnya. Kalau anak sudah sadarkan diri, berikan parasetamol untuk menurunkan panas tubuhnya. Jika ternyata kondisinya tidak kunjung membaik, maka segera bawa ke dokter anak.
 

source: https://medimetry.com/questions/echo-test-for-kids/