Suhu dan Durasi Waktu Penyimpanan

ASI perah biasanya disimpan di kulkas atau freezer, tapi bisa juga  disimpan di suhu ruangan. Temperatur sekitar mempengaruhi berapa lama ASI bisa bertahan. Nah, berapa lama ASI bisa disimpan? Berikut ini adalah temperatur dan durasi penyimpanan ASI yang disarankan oleh Academy of breast feeding medicine (ABM#8, 2017) tanpa membuatnya rusak atau basi :

  • Pada suhu normal (19ºC -29ºC) ASI dapat bertahan selama 4 jam dalam kondisi normal, atau 6-8 jam dalam kondisi tempat penyimpanan yang sangat terjaga kebersihannya.  Apabila Moms memerah di kantor sebaiknya Moms tidak membiarkan ASI perah berada disuhu ruangan lebih dari empat jam. Moms harus menyediakan cooler box jika tidak tersedia lemari pendingin.
  • Pada suhu ( 0ºC-4ºC) atau jika ASI disimpan di lemari pendingin, ASI dapat bertahan maksimum 5 hari, atau 5 sampai 8 hari dengan kondisi kebersihan yang sangat baik. Usahakan tidak sering membuka lemari pendingin atau box pendingin. Sebelum bekerja, Mom bisa memerah ASI terlebih dahulu dan menyimpannya di lemari pendingin untuk dikonsumsi pada hari yang sama.
  • Pada suhu kurang dari 4 ºC atau jika ASI disimpan di freezer, ASI dapat bertahan selama dua minggu untuk kulkas berpintu satu. Tiga bulan untuk kulkas berpintu dua, dan 6 sd 12 bulan dalam kulkas pembeku khusus yang bersuhu -19ºC. Sebelum menyimpan di freezer, pastikan Mom menyimpannya terlebih dahulu di cooler box sesaat setelah ASI di perah ya Mom.
Suhu dan Durasi Waktu Penyimpanan

Perhatikan Wadah Penyimpan ASI

Wadah ASI bisa dengan mudah Moms dapatkan di toko penyedia perlengkapan ASI. Ada tiga jenis wadah yang banyak digunakan, yaitu botol plastik, botol berbahan kaca dan kantung berbahan plastik. Botol berbahan kaca adalah wadah yang paling direkomendasikan karena mudah digunakan berulang-ulang, mudah dibersihkan, dan aman.

Jika Moms terpaksa harus menggunakan wadah berbahan plastik, pastikan aman dari BPA ya Mom. Hati-hati juga saat Mom menggunakan plastik khusus penyimpan ASI. Plastik khusus penyimpan ASI biasanya digunakan hanya sekali pakai sehingga cukup praktis. Tapi, kemasan ini dikhawatirkan akan bocor saat disimpan dalam freezer.

Sebelum digunakan, wadah harus disterilkan terlebih dahulu. Caranya bisa dengan menguapi atau mengukus dengan alat pensteril botol, memasukan botol kedalam microwave selama 90 detik, dan merebus botol. Untuk dua cara terakhir, kamu harus memastikan bahan botol memang aman dan tahan panas ya, Moms.

Perhatikan Wadah Penyimpan ASI
baca juga

Cara menyimpan ASI

  • Setelah ASI dipompa dari payudara, segera simpan ASI dalam wadah yang sudah steril dan dinginkan ASI dalam cooler
  • Bubuhkan label berisi tanggal dan jam perah setiap Mom akan menyimpan ASI supaya mudah diingat.
  • Simpan ASI dalam jumlah yang sedikit pada masing-masing botol, karena ASI yang tidak habis harus dibuang.
  • Simpan ASI dalam botol yang tertutup rapat untuk menjaga udara masuk ke dalam botol.
  • Jangan mencampur ASI baru dengan ASI yang sudah diperah sebelumnya. Jika Moms harus memerah beberapa kali dalam satu hari, Mom bisa saja menggabungkan ASI yang Mom pompa itu syaratnya tidak melebihi 24 jam dan suhu tempat botol harus stabil antara 0-15  4 ºC
Cara menyimpan ASI