Kehidupan rumah tangga tak selalu diwarnai tawa dan kebahagiaan. Terkadang, juga diisi perbedaan pendapat, salah paham, bahkan pertengkaran. Seperti dialami pasangan Ji Sun Woo dan Lee Tae Oh dalam drama Korea (drakor) The World Of Married Couple. Parahnya, pertengkaran itu terjadi di depan anak. Padahal, bertengkar di depan anak berdampak buruk bagi psikologis si kecil. Apa saja? Berikut ini lima dampak buruk bertengkar di depan anak diambil dari berbagai sumber.

Timbul Trauma


Timbul Trauma
source: https://wolipop.detik.com/

Pertengkaran antara mama dan papah yang kerap terjadi memberi rasa trauma pada anak, di antaranya sering murung, lebih sering menyendiri, dan suka menangis seperti yang dialami Joon Young, anak dalam serial drama Korea The World Of Married Couple. Ia lebih sering menyendiri dengan bermain games di kamarnya serta sangat jarang berinteraksi dengan orang tuanya. 

baca juga

Menjadi Pemarah


Menjadi Pemarah
source: https://wolipop.detik.com/

Pertengkaran yang terjadi tentu dipenuhi kemarahan dan suara keras. Ketika anak melihat hal ini terus-menerus, bukan tak mungkin si anak akan mencontohnya. Anak menjadi pribadi yang gampang marah, sulit dinasehati, suka berteriak,  juga sulit mengontrol diri. 

Pribadi Tertutup


Pribadi Tertutup
source: https://health.detik.com

Awalnya, anak yang melihat kedua orang tuanya bertengkar akan bingung dan bertanya apa yang terjadi. Selain itu, mereka juga bingung harus berbuat apa. Namun, lantaran takut, mereka memilih diam. Akibatnya, anak lama-kelamaan menjadi pribadi tertutup dan enggan bertemu dengan orang lain atau minder, bahkan enggan dekat dengan kedua orang tuanya. 

baca juga

Pembangkang


Pembangkang
source: https://health.detik.com/

Setiap orang tua menginginkan anak yang patuh dan berkepribadian lembut seperti tidak berbicara kasar, bersikap sopan, juga bersahabat. Namun, pertengkaran orang tua yang terus disaksikan si kecil juga dapat membuat anak menjadi membangkang dan enggan menuruti perintah atau nasihat orang tua. Hal ini tak lain karena anak merasa kecewa serta malu terhadap perilaku orang tuanya.

Merasa Ketakutan


Merasa Ketakutan
source: https://www.haibunda.com/

Dampak lain yang ditimbulkan dari pertengkaran orang tua terhadap psikologis anak adalah anak akan merasa ketakutan. Rasa takut itu semakin besar saat ia melihat kedua orang tuanya saling memaki, melempar barang, bahkan memukul. Rasa takut ini dikhawatirkan akan terus terbawa hingga besar bila anak terus melihat pertikaian tersebut. Bahkan dikhawatirkan anak takut membentuk sebuah ikatan keluarga ketika dewasa.