1. Sering Berprasangka Buruk Pada Anak

1. Sering Berprasangka Buruk Pada Anak
source: https://pinterest.com

Selain disayang, anak juga ingin selalu mendapatkan kepercayaan dari orangtua. Sebagai orangtua Moms wajib untuk selalu berpikiran positif kepada anak agar ia juga merasa dipercaya. Jika Moms selalu menuduh atau berpikiran negatif pada Si kecil, hal tersebut justru akan membuatnya sakit hati.

Cobalah untuk mendukung dan memberi kepercayaan pada anak dan tunjukkan ia bisa tumbuh menjadi anak baik berkat dukungan orangtua. Meski begitu, tetap awasi anak dan beri nasihat agar menjadi anak yang baik. 
 

2. Membanding-bandingkan Anak

2. Membanding-bandingkan Anak
source: https://www.melbournechildpsychology.com.au

"Seharusnya kamu bisa dong seperti kakak kamu, atau lihat tuh Si Cindy dia bisa ini dan itu dalam waktu cepat." Kira-kira seperti itulah kalimat yang tanpa disadari sering dilontarkan para orangtua kepada anaknya. Masih banyak orangtua yang tanpa sadar membanding-bandingkan anak dengan saudara kandungnya atau orang lain.

Hal seperti ini bukan memotivasi anak malah akan membuat ia semakin sedih dan sakit hati. Sebagai anak tentunya yang ia butuhkan adalah semangat dan dukungan dari orangtua. Nah, cobalah untuk memotivasi anak dengan cara lain yang bisa membuatnya senang dan semangat. 
 

baca juga

3. Berkata Kasar

3. Berkata Kasar
source: https://www.happyfamilies.com.au/wp-co
Emosi tidak tertahankan ketika mengahadapi anak-anak memang sering terjadi dan membuat kita tidak sengaja berkata kasar. Misalnya menyebutnya, malas, cengeng, lelet, dan kata kasar lainnya yang membuat anak sakit hati. Sebagai orangtua hal-hal tersebut harus dihindari, karena anak bisa saja mencontoh kata-kata buruk yang selalu diucap orangtuanya.

Ketika anak berbuat salah atau tidak menurut, cukuplah Moms menasihati dengan kata-kata yang bisa membuatnya berubah menjadi lebih baik. Berhentilah untuk berkata kasar, karena selain dapat menyakiti hati anak, sikap seperti ini juga dapat mengubah karakter anak menjadi kasar dan tidak sopan. 
 

4. Bertindak Kasar

4. Bertindak Kasar
source: https://i.insider.com
Saat emosi tak tertahankan, para orangtua tak jarang melakukan tindakan kasar pada anak seperti mencubit, memukul, menjewer atau menoyor kepada Si anak. Tak hanya sakit fisik yang anak rasakan, tapi juga sakit secara psikologis. Apalagi jika Moms melakukan kekerasan fisik tersebut di depan orang lain atau teman-temannya. Hal itu menambah beban psikologis Sang anak karena ia pasti merasa sangat malu di hadapan temannya.

Jangan sampai anak tumbuh menjadi pribadi yang penakut atau menjadi trauma karena sering mendapat tindakan kasar dari orangtuanya. Bukan tidak mungkin ia akan mencontoh tindakan tersebut saat besar nanti. 
 
baca juga

5. Tidak Pernah Memuji Anak

5. Tidak Pernah Memuji Anak
source: https://compote.slate.com

Sekecil apapun prestasi anak, ia akan sangat senang jika hasil kerjanya dihargai oleh orangtuanya apalagi mendapat pujian. Sebagai orangtua Moms harus menyadari bahwa, kemampuan setiap anak berbeda-beda. Si kecil memang tidak jauh lebih hebat dari anak tetangga, namun setiap anak pasti memiliki keunikan dan kelebihannya di masing-masing bidang. Jadi cobalah untuk sering-sering memuji anak, sekecil apapun prestasinya. Karena pujian bisa menjadi pemicu anak agar menjadi lebih hebat nantinya.