1. Kenalkan Konsep Ketuhanan Sejak Kecil

Hal pertama yang harus Mommy lakukan untuk mengajarkan anak beribadah adalah dengan memperkenalkan mereka tentang konsep ketuhanan itu sendiri. Apapun agama yang ingin ditanamkan, tentu Mommy harus memberikan pemahaman tentang bagaimana Tuhan merupakan pencipta yang harus disembah dan ditaati. 
 

Kapan Orangtua Harus Mulai Mengajarkan Anak Ibadah?
source: https://www.dw.com/


2. Jadilah Role Model

Selanjutnya, ketahui bahwa anak-anak adalah peniru yang paling cepat dalam mencontoh orang-orang di sekitarnya. Pastikan Mommy dan seluruh anggota keluarga memberikan contoh bagaimana ibadah seharusnya dilakukan. Biarkan anak bermain di sekitarmu saat kamu sedang salat atau ajaklah anak ikut ke gereja pada hari Minggu. Membiasakan anak dengan suasana hikmat saat beribadah akan membangun keinginannya untuk beribadah juga.
 


3. Berikan Penjelasan Tentang Ibadah

Saat anak sudah beranjak lebih besar, tanamkan lebih dalam apa itu ibadah. Jika kamu adalah seorang muslim, jelaskan bagaimana salat itu merupakan kewajiban yang harus ditunaikan. Beribadah juga merupakan bagian dari cara manusia untuk menghindari perbuatan maksiat. Mommy juga bisa mulai mengajarkan adab dan tata cara beribadah.
 

Kapan Orangtua Harus Mulai Mengajarkan Anak Ibadah?
source: https://www.pixbay.com/


4. Ajarkan Doa-Doa

Jangan lupa untuk mengajarkan anak doa-doa harian. Beberapa doa yang harus diajarkan sejak kecil pada anak antara lain adalah doa bangun tidur, doa sebelum makan, doa setelah makan, doa masuk kamar mandi, doa keluar kamar mandi, doa naik kendaraan, doa keluar rumah, doa saat berwudhu, doa untuk orang tua, doa untuk belajar, dan doa sebelum tidur.
 

baca juga


5. Selalu Ajak Anak untuk Beribadah Bersama

Terakhir, ajaklah anak untuk beribadah bersama-sama. Sadari bahwa beribadah bersama tidak hanya akan membangun hubungan yang lebih baik dengan Tuhan, tetapi juga memberikan suasana hangat dan dekat antar anggota keluarga. Memiliki rutinitas beribadah bersama bisa menjadi sebuah kenangan yang akan tertanam dalam diri anak-anak. Dengan begitu, saat ia dewasa dan hidup jauh dari orang tua, beribadah akan menjadi salah satu cara untuk kembali merasa dekat dengan keluarga dan orang-orang tersayang.