1. Mengenal Warna Primer dan Warna Sekunder

1. Mengenal Warna Primer dan Warna Sekunder
source: https://www.freepik.com/

Percobaan sains yang pertama adalah mengenal warna primer dan sekunder. Melalui percobaan ini, Moms bisa mengenalkan pada anak warna-warna primer (merah, kuning, biru) dan warna sekunder (paduan antar warna-warna primer). Contohnya jika warna merah dicampur dengan warna kuning, maka akan menghasilkan warna jingga atau oranye.

Alat dan bahan yang harus Moms siapkan:

  • 3 Gelas bening
  • Air
  • Pewarna makanan merah, kuning, dan biru

Langkah percobaannya:

  • Isi 3 gelas bening dengan air bening
  • Teteskan pewarna kuning ke dalam gelas pertama, warna biru ke dalam gelas kedua dan warna merah ke dalam gelas ketiga.
  • Minta Si Kecil untuk mengamati perubahan apa yang terjadi pada air dalam gelas tersebut.
  • Setelahnya bagi cairan berwarna merah, kuning dan biru tersebut menjadi 3 ke dalam gelas kosong yang berbeda-beda.
  • Campurkan cairan kuning dengan biru.
  • Campurkan cairan merah dengan biru.
  • Campurkan cairan merah dengan kuning.
  • Terakhir, ajak Si Kecil untuk mengungkapkan apa yang terjadi pada air dalam gelas yang sudah dicampur warnanya tersebut,

2. Mengenal Konsep Tenggelam dan Terapung

2. Mengenal Konsep Tenggelam dan Terapung
source: https://www.freepik.com

Mulai sekarang yuk, kenalkan Si kecil tentang teori ‘mengapung’ dan ‘tenggelam’. Percobaan ini bisa membuat si kecil memahami konsep itu dengan mudah. 
 
Alat dan bahan yang harus Moms siapkan:

  • Baskom besar
  • Air
  • Sapu tangan
  • Pensil
  • Uang koin
  • Botol plastik
  • Kunci
  • Batu

Langkah percobaannya:

  • Minta anak mengisi baskom besar dengan air
  • Ajak anak memasukkan satu demi satu benda ke dalam baskom yang sudah diisi air
  • Minta anak untuk mengamati posisi benda (berada di permukaan air atau di dasar baskom)
baca juga

3. Mengenalkan Teori Berat Jenis

3. Mengenalkan Teori Berat Jenis
source: https://www.freepik.com

 

Nah, percobaan ini bisa mengajarkan si kecil tentang teori ‘berat jenis’ melalui gelas pelangi. Air aneka warna ini tak bercampur karena berat jenis yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh takaran gula yang larut dalam air warna tersebut juga berbeda. Perbedaan takaran gula inilah yang membedakan berat jenis airnya. Semakin banyak gula, maka semakin berat airnya.

Alat dan bahan yang harus Moms siapkan:

  • Gelas kecil (4 buah)
  • Gelas besar (1 buah)
  • Air
  • Gula
  • Pewarna makanan

Langkah percobaannya:

  • Agar tak terlalu rumit, kita bisa memilih 4 warna pelangi saja, yaitu warna merah, kuning, hijau, dan ungu
  • Isi keempat gelas tersebut dengan air
  • Tambahkan 4 pewarna makanan dengan warna yang berbeda dengan volume yang sama (merah, kuning, hijau, ungu)
  • Isi air yang berwarna merah dengan 5 sendok makan gula
  • Isi air yang berwarna kuning dengan 4 sendok makan gula
  • Isi air yang berwarna hijau dengan 3 sendok makan gula
  • Isi air yang berwarna ungu 2 sendok makan gula
  • Siapkan satu buah gelas besar
  • Masukkan air berwarna tersebut secara berurutan dan pelan-pelan ke dalam gelas besar
  • Minta anak mengamati apa yang terjadi (air berwarna tersebut terpisah satu sama lain)

4. Mengenalkan Pembiasan Cahaya

4. Mengenalkan Pembiasan Cahaya
source: https://www.freepik.com

Ingin Si kecil mengetahui soal pembiasan cahaya? Yuk, ajari anak mengenal pembiasan cahaya melalui percobaan ini.

Alat dan bahan yang harus Moms siapkan:

  • Gelas bening
  • Air bening
  • Pensil

Langkah percobaannya:

  • Isi gelas bening dengan air bening hingga 2/3-nya
  • Masukkan pensil ke dalam gelas yang telah berisi air tersebut
  • Minta anak mengamati dari arah samping (anak akan menemukan bahwa pensil menjadi bengkok)