Masa Nifas


Perlu diketahui bahwa masa nifas merupakan salah satu periode berat yang dilalui oleh seorang istri dalam perjalanannya menjadi seorang ibu. Setelah mengandung selama 9 bulan, melalui proses melahirkan yang berat, seorang istri akan mengalami masa-masa awal menjadi seorang ibu dengan kehadiran buah hati.
 

source: http://pregnantchicken.com/


Akan tetapi, ternyata masa ini tidak semudah yang dilihat. Seorang istri perlu menjalani pemulihan fisik, apalagi jika ia baru saja melalui proses persalinan cesar. Ditambah dengan adaptasi peran baru dan malam-malam kurang tidur. Kondisi fisik yang belum pulih sempurna membutuhkan dukungan ekstra dari suami dalam menjalani hari-hari agar lebih bersemangat dan menyenangkan. Hal ini juga akan mempengaruhi produksi ASI yang diberikan pada sang buah hati.


1. Dukungan Psikologis

Hal terpenting yang harus disadari oleh seorang suami saat mendampingi istri yang sedang menjalani masa-masa nifas adalah dukungan psikologis. Selalu apresiasi apa yang sudah dilakukan olehnya. Tidak hanya itu, berikan pujian, khususnya secara fisik. Hal ini penting untuk membuatnya lebih percaya diri dengan banyaknya perubahan tubuh pasca hamil.
 

source: http://www.parents.com/


 

baca juga


2. Tanyakan Kondisi Istri Setiap Saat

Sama seperti masa hamil, pastikan kamu selalu menanyakan kondisi istri. Pastikan kamu mengetahui setiap ia membutuhkan bantuan dan merasa sakit dengan proses pemulihan pasca persalinan. Tanyakan kebutuhan apa saja yang kurang dan segera penuhi permintaan istri. Istrimu akan sangat sibuk dengan bayi, apalagi mengingat bayi akan sangat sering menyusu. 
 

source: https://www.samaa.tv/


 


3. Ambil Alih Mengurus Si Kecil

Akan ada masa istrimu membutuhkan "me time" setelah sibuk seharian mengurus anak. Cobalah untuk sesekali mengambil alih memandikan, membersihkan kotoran, atau menimang bayi saat istri sedang beristirahat.
 

source: https://www.youtube.com/watch?v=utRdV2HYq9k


 

baca juga


4. Memaksimalkan Waktu Bersama Istri

Terakhir, kamu dapat memberikan dukungan para istri pada periode pasca persalinan dengan memaksimalkan waktu bersama istri. Jika kamu mendapatkan kesempatan paternity leave, maksimalkan untuk mendampingi dan membantu istri. Namun, apabila kamu tidak mendapatkannya, usahakan untuk selalu pulang kerja tepat waktu dan segera membantu istri.
 

source: http://www.echo.ie/