Sebagai orangtua, tentu kamu ingin yang merawat dan mengasuh anak dengan sebaik-baiknya. Sayangnya, banyak orang dewasa mengira bahwa dunia anak-anak adalah dunia yang bahagia dan tanpa beban. Apalagi mengingat bahwa anak-anak tidak memiliki pekerjaan yang harus dipikirkan atau tagihan yang harus dibayar. Tentu hidup mereka sangat sederhana dan mudah dijalani. Namun, itu semua tidak benar. Faktanya, anak-anak yang sangat kecil pun memiliki kekhawatiran dan merasa stres dalam menghadapi masalah dalam hidupnya.

Sumber Stres pada Anak

Melansir dari Kids Health, stres adalah bentuk pertahanan diri dari tuntutan dan tekanan yang dibebankan pada seseorang. Tuntutan tersebut seringkali datang dari sumber luar, seperti keluarga, pekerjaan, teman, atau sekolah. Tapi itu juga bisa datang dari dalam, sering kali terkait dengan apa yang menurut kita harus kita lakukan versus apa yang sebenarnya bisa kita lakukan.

Menariknya, stres ini juga bisa terjadi pada anak-anak kecil sekalipun. Pada anak-anak prasekolah, perpisahan dari orang tua dapat menyebabkan kecemasan. Seiring bertambahnya usia anak-anak, tekanan akademis dan sosial di sekolahnya juga bisa menciptakan stres.
 

Untuk Para Mommy, Waspadai Ciri Stres Pada Anak-Anak Ini
source: https://www.omanobserver.om/


Banyak anak terlalu sibuk dengan jadwal les, kursus, dan aturan ketat yang diberikan orangtuanya hingga ia kesulitan untuk memiliki waktu bermain kreatif atau bersantai setelah sekolah. Anak-anak yang mengeluh tentang semua aktivitas mereka atau yang menolak untuk belajar mungkin sedang mengeluhkan jadwal yang berlebihan. Bicarakan dengan anak tentang perasaan mereka tentang kegiatan tambahan di luar jam sekolah. Jika mereka mengeluh, diskusikan pro dan kontra dari tiap kegiatan dan pertimbangkan untuk menghentikan satu aktivitas. 
 


Tanda dan Gejala Stres Pada Anak

Meskipun tidak selalu mudah untuk mengenali saat anak-anak stres, perubahan perilaku jangka pendek dapat kamu amati. Hal ini mencakup perubahan suasana hati, sering berpura-pura, perubahan pola tidur, atau mengompol saat ia memang sudah lama tidak menggunakan popok. Beberapa anak mengalami gejala fisik, termasuk sakit perut dan sakit kepala. Sebagian anak lain juga merasakan kesulitan berkonsentrasi, menyelesaikan tugas sekolah, menjadi pendiam dengan sering menyendiri.
 

Untuk Para Mommy, Waspadai Ciri Stres Pada Anak-Anak Ini
source: https://www.familyeducation.com/


Anak-anak yang lebih kecil mungkin menunjukkan kebiasaan baru seperti mengisap jempol, memainkan rambut sambil melamun. Sedangkan pada anak-anak yang lebih besar, stres dapat ditunjukkan dengan sikap yang kurang terpuji, seperti mulai berbohong, menggertak, atau menentang orangtua dan guru. 
 

baca juga


Mengurangi Stres

Bagaimana prean orangtua agar dapat membantu anak-anak mengatasi stres? Hal ini sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, kamu cukup memberikannya waktu istirahat yang cukup, memberikan asupan gizi yang memenuhi kebutuhannya, serta menjadi sosok orangtua yang memberikan pelindungan dan kenyamanan. Luangkan waktu untuk anak-anak setiap hari dan biarkan mereka terbuka tentang perasaannya.

Untuk Para Mommy, Waspadai Ciri Stres Pada Anak-Anak Ini
source: https://www.ourfamilywizard.co.uk/


Nah, itulah ulasan tentang ciri-ciri anak yang stres dan cara mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!