Penyebab Sariawan Pada Bayi


Penyebab Sariawan Pada Bayi
source: https://pexels.com/

Meski sangat jarang ditemui pada bayi, Moms perlu waspada saat si kecil menangis ketika menyusu atau menolak makanannya. Cobalah perika rongga mulutnya karena bisa saja si kecil sedang mengalami sariawan dan terdapat luka di dalamnya.

Meski tak sebanyak yang dialami orang dewasa, sariawan pada bayi tetap saja membuat si kecil merasa tak nyaman dan menurunkan nafsu makannya. Tak ayal hal ini juga berdampak pada berat badan bayi yang bisa mengalami penurunan.

Salah satu penyebab sariawan pada bayi adalah alergi makanan. Bisa saja si kecil mengalami alergi pada makanan tertentu yang dikonsumsinya. Penyebab lainnya adalah infeksi bakteri, virus dan jamur yang memicu munculnya sariawan. Luka bekas gigitan di dalam rongga mulut bayi juga bisa menimbulkan sariawan. Selain itu, bayi yang kekurangan zat besi, asam folat, hingga vitamin B12 juga dapat menderita sariawan. Penyakit tertentu sepertu celiac dan penyakit radang usus juga bisa menjadi penyebab munculnya sariawan pada bayi.

Cara Mengatasi Sariawan Pada Bayi


Cara Mengatasi Sariawan Pada Bayi
source: https://pixabay.com/

Sebaiknya Moms jangan panik ketika bayi mengalami sariawan. Beberapa cara sederhana ini bisa Moms lakukan untuk mengatasi sariawan pada bayi, di antaranya yaitu:

  • Kompres sariawan dengan es batu. Dinginnya es batu dapat meredakan rasa sakit akibat peradangan pada sariawan. Tapi sebelumnya, bungkus es batu dengan kain bersih agar tidak langsung mengenai kulit dan luka.
  • Berikan makanan bertekstur lembut dan dingin, seperti es krim. Hal ini juga membantu meredakan rasa sakit akibat sariawan. Moms bisa menggunakan cara ini untuk bayi yang sudah mengenal MPASI ya.
  • Buat larutan air, garam, dan soda kue dengan takaran setengah sendok teh garam, setengah sendok teh soda kue, dan satu gelas air putih. Rendam kapas dalam larutan, peras dan tempelkan pada sariawan. Lakukan 3 hingga 4 kali sehari.
  • Cegah dehidrasi pada bayi. Berikan cairan dalam jumlah sedikir namun sering untuk membasahi rongga mulut.
baca juga

Kapan Perlu Ke Dokter?


Kapan Perlu Ke Dokter?
source: https://pixabay.com/

Jika bayi masih mengalami sariawan hingga lebih dari 2 minggu, serta demam, ruam kulit dan pembengkakan kelenjar getah bening, segera bawa si kecil ke dokter ya, Moms. Kondisi ini membuat si kecil membutuhkan penanganan lebih lanjut dari dokter.