Bagaimana diagnosis benjolan payudara? Prosedur pengobatan apa yang biasanya dilakukan oleh dokter? Kita cari tahu lebih lanjut yuk, Moms!

Meski kebanyakan benjolan di payudara jinak dan tidak membahayakan, segera lakukan pemeriksaan benjolan payudara lebih lanjut jika:

  • Benjolan payudara berpindah-pindah
  • Benjolan payudara sakit ketika ditekan

Diagnosis Benjolan Payudara

Biasanya dokter akan menanyakan beberapa gejala yang dialami, sejak kapan benjolan payudara muncul, serta riwayat kesehatan pasien dan keluarga. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan benjolan payudara dengan merabanya. Hal ini bermaksud untuk memastikan lokasi, kepadatan, serta pergerakan benjolan. Sebagai pemeriksaan lanjutan, beberapa prosedur ini biasanya dilakukan untuk memastikan diagnosisnya.

Diagnosis Benjolan Payudara
source: https://foxchase.org/
  • Mammografi. Foto rontgen payudara dilakukan untuk melihat bila ada kelainan di payudara, seperti tumor, penumpukan kalsium, atau jaringan padat di payudara.
  • Ultrasonografi (USG) payudara. Dilakukan untuk memeriksa benjolan payudara, terutama dalam membedakan benjolan yang padat dan berisi cairan.
  • Duktografi. Pengambilan gambar kelenjar payudara untuk mengetahui penyebab keluarnya cairan dari puting, baik berupa darah maupun cairan bening.
  • Biopsi. Prosedur pengambilan sampel benjolan payudara untuk diperiksa di laboratorium.
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI). Untuk memeriksa lebih detail benjolan yang tidak terlihat jelas di mammografi dan USG.
baca juga

Prosedur Pengobatan Benjolan Payudara

Benjolan payudara yang kecil dan jinak tidak memerlukan tindakan medis karena tidak berbahaya. Sementara pada benjolan payudara yang semakin membesar, terasa nyeri atau bahkan disertai luka, maka tindakan medis sangat diperlukan. Berikut ini prosedur penanganan benjolan payudara yang biasanya dilakukan seperti dilansir dari Alodokter:
 

Prosedur Pengobatan Benjolan Payudara
source: https://pexels.com/

Lumpektomi
Prosedur pengobatan ini biasanya dilakukan pada wanita dengan satu benjolan payudara dengan diameter kurang dari 5 cm. Dimulai dari pembiusan lokal pada pasien. Lalu dokter akan membuat irisan di sekitar area tumor dan mengangkatnya.

Krioterapi
Dokter akan menyuntikkan nitrogen cair langsung ke area tumor menggunakan jarum khusus. Prosedur ini bertujuan menghancurkan sel abnormal dengan cara dibekukan.

Mastektomi
Prosedur ini dilakukan pada pasien kanker payudara untuk mengangkat seluruh jaringan payudara. Dokter akan memberikan pil KB untuk mengatur siklus menstruasi dan menurunkan kadar hormone estrogen. Sementara pada pasien mastitis, biasanya dokter akan meresepkan antibiotic dan obat pereda nyeri.

Aspirasi Jarum Halus
Prosedur medis ini bertujuan untuk mengeluarkan cairan dari benjolan di payudara. Untuk melakukannya, dokter membutuhkan jarum khusus dengan bantuan ultrasonografi (USG).

Kebanyakan kasus benjolan payudara adalah jinak dan dapat menghilang dengan sendirinya. Meskipun demikian, Moms perlu waspada dan melakukan pemeriksaan benjolan payudara secara rutin. Jika beberapa gejala benjolan payudara muncul, segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.