Love language pertama kali dikenalkan oleh Dr. Gary Chapman pada tahun 1995 dalam buku berjudul The Five Love Languanges. Love language adalah cara seseorang mengekspresikan perasaan cintanya pada pasangan. Biar nggak salah paham, berikut ini 5 love language yang dirangkum Dr. Chapman dan perlu Moms ketahui:

Words of Affirmation


Words of Affirmation
source: https://unsplash.com/

Orang dengan love language ini akan merasa dihargai, dicintai dan dipahami melalui pengakuan verbal atau menunjukkan perasaan dan kasih sayang melalui kata-kata. Orang dengan tipe love language ini membutuhkan pernyataan cinta secara langsung. Sangat penting untuk mengatakan bahwa kita peduli dan menyayanginya.

Tidak perlu kata-kata romantis atau rayuan gombal, Moms. Cukup dengan ungkapan cinta atau pujian secara langsung pada pasangan akan membuatnya merasa dicintai dan dihargai. Seperti mengucapkan “I Love You” dengan lembut, memberikan pujian, atau sekedar memberikan semangat dan penghargaan.

baca juga

Receiving Gifts


Receiving Gifts
source: https://pexels.com/

Orang dengan tipe love language ini akan merasa dicintai dan disayangi melalui hadiah-hadiah atau pemberian. Jangan salah paham dulu, Moms! Mereka dengan love language seperti ini bukan matrealistis dan tidak selalu mengharapkan hadiah mewah ataupun mahal. Hadiah-hadiah kecil dan sederhana juga bisa membuatnya merasa bahagia dan dipedulikan. Mereka juga sangat senang memberikan hadiah pada pasangannya.

Quality Time


Quality Time
source: https://unsplash.com/

Quality time jadi love language yang paling mudah dimengerti. Namun jangan salah mengartikannya. Orang dengan love language ini bukan hanya mementingkan kuantitas, tapi juga kualitas kebersamaan. Dia akan merasa dicintai jika pasangannya selalu ada dan fokus padanya saat melewatkan waktu bersama. Jadi sebaiknya, letakkan ponsel, matikan televisi, lakukan kontak mata dan jadilah pendengar yang baik saat ia berbicara. Perhatian yang tulus akan membuatnya merasa dicintai dan dihargai.

baca juga

Acts of Service


Acts of Service
source: https://istockphoto.com/

Berbeda dari jenis lainnya, orang dengan tipe love language ini lebih sering mengungkapkan perasaannya melalui tindakan. Beberapa tindakan sederhana seperti membantu membersihkan rumah, merapikan mainan anak, mencuci piring, atau menggendong si kecil yang menangis tengah malam bisa jadi bahasa cintanya. Menunjukkan cinta secara nyata melalui tindakan dan perhatian merupakan hal penting bagi orang dengan love language ini.  

Physical Touch


Physical Touch
source: https://unsplash.com/

Sentuhan fisik jadi hal utama bagi orang dengan tipe love language ini. Tidak hanya sekedar hubungan seksual, tapi lebih kepada keintiman yang meningkatkan bonding dengan pasangan. Seperti bergandengan tangan, bersandar di bahu, berpelukan, atau sekedar memberikan sedikit pijatan ringan di penghujung hari. Orang dengan love language tipe ini lebih suka dipeluk atau mendapatkan kecupan di keningnya. Meski terkesan sederhana, sentuhan fisik seperti ini akan membuatnya merasa dicintai, lho.