Pertimbangkan Faktor Keamanan

Hal pertama yang harus kamu pertimbangkan saat akan memilih tempat tidur untuk anak adalah keamanannya. Kamu dapat mengenali sendiri pola tidur dan karakter anak untuk memilihnya. Yang terpenting, pastikan sudut-sudut tempat tidur tidak tajam. Jika terbuat dari kayu, periksa juga semua bagian kayu sudah dihaluskan dengan baik.
 

source: https://www.pinterest.com/


 


Pilih Tempat Tidur Model Basic

Hindari pembelian tempat tidur dengan warna mencolok atau gambar karakter kartun. Tempat tidur seperti itu tidak akan bisa dipakai lama karena anak pasti akan minta untuk diganti seiring dengan pertambahan usianya menjadi remaja. Kamu dapat memilih tempat tidur dengan model basic dengan warna natural seperti coklat, hitam, atau putih. Jika kamu ingin mendekorasi, kamu dapat menggunakan sprei yang dapat diganti kapanpun.
 

source: https://www.pinterest.com/


 

baca juga

Serasikan Warna Dengan Nuansa Kamar

Selanjutnya, jika kamu masih bingung memilih warna tempat tidur anak, kamu dapat menetapkan nuansa kamar terlebih dahulu. Hindari warna yang terlalu gelap karena akan membuat kesan suram pada kamar anak, dan hindari juga warna yang terlalu terang karena akan mengganggunya saat ia sudah mulai belajar.
 

source: https://www.pinterest.com/


 


Pilih Ukuran Tempat Tidur Standar

Jangan memilih kasur kecil. Sebaliknya, pilihlah kasur standar agar dapat digunakan minimal hingga anakmu remaja. Ingat, anak tumbuh besar dengan sangat cepat. Jika kamu membelikan tempat tidur ukuran anak yang kecil, beberapa tahun lagi kamu pasti sudah harus menggantinya karena tempat tidur tersebut sudah tidak lagi cukup untuk si kecil.
 

source: https://www.pinterest.com/


 

baca juga


Nah, itulah beberapa tips untuk memilih tempat tidur anak agar dapat digunakan dengan nyaman dan awet hingga remaja. Kamu boleh mengajak anakmu untuk membeli bersama dan memilih tempat tidurnya. Akan tetapi, pertimbangkan kemauan anak yang menyukai barang-barang sementara dan akan meminta untuk diganti di kemudian hari. Solusinya, biarkan kamu yang memilihkan tempat tidur untuknya, dan berikan kebebasan untuknya memilih sprei dan dekorasi kamarnya.