Wanita Single Parent Akan Terganggu Mentalnya


Hal pertama yang banyak diisukan orang mengenai para wanita single parent adalah kondisi kejiwaan atau mental yang tidak stabil. Mereka beranggapan bahwa tanpa adanya pasangan atau sosok partner dalam menjalankan kehidupan rumah tangga, seorang wanita akan mudah stress dan putus asa. Jelas ini hanyalah sebuah mitos. Pada kenyataannya, banyak sekali sosok wanita tangguh yang dapat dijadikan panutan setelah sukses membesarkan anak seorang diri tanpa peran suami. 
 

source: http://pregnantish.com/


Bahkan, bagi sebagian orang, menjadi orang tua tunggal adalah hal yang menyenangkan apabila ia pernah mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan saat masih memiliki suami. Dengan kata lain, setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda. Tidak serta merta satu kondisi membuatnya tampil bermasalah dan tidak stabil.
 

Wanita Single Parent Memiliki Anak Bermasalah


Banyak juga orang yang berasumsi, anak yang dibesarkan oleh orang tua yang tidak lengkap akan menjadi anak yang bermasalah. Padahal, pada kenyataannya, banyak anak yang tumbuh menjadi orang hebat dan sukses dengan asuhan tunggal dari ibunya saja. Ingat, kunci utama keberhasilan mendidik anak ada pada komunikasi dan hubungan dekat antara orang tua dan anak. Jika seorang ibu single parent dapat mengatur waktu dengan baik, anaknya juga akan tumbuh seperti anak lain yang memiliki orang tua lengkap.
 

source: https://www.themodernman.com/


 

baca juga

Wanita Single Parent Memiliki Sifat Yang Egois


Mitos yang satu ini adalah pernyataan yang totally wrong. Seorang ibu yang hidup sendiri untuk membesarkan anaknya dengan jerih payahnya sendiri bisa dijamin memiliki jiwa besar dan kemauan untuk mengutamakan orang lain lebih tinggi. Kamu dapat membayangkan bagaimana seorang wanita single parent bekerja keras demi anak, dan bukan untuk dirinya sendiri. 
 

source: https://www.huffingtonpost.com/


 

Wanita Single Parent Adalah Pelakor


Fenomena pelakor atau "perebut laki orang" adalah hal yang cukup mencemaskan para istri. Banyak dari kasus mengobjekan wanita single parent sebagai pelaku karena kondisinya sebagai orang tua tunggal yang membutuhkan sosok laki-laki bertanggung jawab. Akan tetapi, mitos ini tentu salah besar. Kamu tidak bisa melakukan generalisasi untuk kasus pada satu golongan. Pada faktanya banyak wanita single parent yang justru lebih menikmati perannya sebagai orang tua tunggal dan hanya ingin fokus pada anak-anaknya.
 

source: https://blog.vanhornlawgroup.com/