Mom, pernah gak bete sama orang yang bilang;

“ Mamak-mamak mah di rumah aja sana ngapain kerja…”

“Ngapain juga mom di RUmah, kalo bisa kerja yah kerja aja, lumayan kan bsa bantu suami..”


Moms, menurut saya Full-time mom dan Working mom adalah sebuh pilihan yang patut dihargai, tidak ada yang salah antara keduanya. Baik full-time mom dan working mom keduanya memiliki  pengorbanan yang wajib kita apresiasi.
Keduanya berkorban untuk kehidupan anak/anak-anak nya. Sering saya temukan mommys yang masih berseteru  dan melabeli satu sama lain.

Gemas sekali dengan pemikiran yang masih seperti ini, akhirnya dimulai dari diri sendiri, saya mensugesti diri saya untuk tidak  nyinyir dan men-judge satu sama lain. Apa untungnya menganggap diri kita lebih baik dari orang lain ? manusia tidak ada yang sempurna, maka setiap Ibu pun begitu, tapi kemauan kita untuk terus menjadi lebih baik lah yang membuat kita melengkapi satu sama lain untuk menjadi sempurna.

Mamah Dedeh mode On kan mom saya jadinya. hehe

Saya termasuk yang memiliki kegalauan tingkat tinggi dalam menentukan pilihan ini, Mom.
Setelah punya anak rasanya ingin mengajak nya kemanapun kita pergi.  untuk  pergi keluar rumah meninggalkan anak dirumah bersama dengan nanny atau neneknya  rasanya berat sekali karena baik perasaan takut merepotkan, khawatir, dan lainnya menjadi satu. Bagaimana dengan makanya? Kalau Nangis terus bagaimana? Dan sejuta kegundahan lainnya.

Sebenarnya semua dapat diatasi dengan pemikiran yang jernih, hati yang tenang, dan jiwa yang lapang, Mom. Tentunya semua kondisi dan situasi di rumah berbeda satu dengan yang lainnya. 
 Sampai saya menulis ini pun sebenarnya, saya merasa belum bisa mengatasi kegundahan seorang Ibu yang jauh dari anaknya. Tapi disini saya mencoba mengurai hal-hal yang para working mom hadapi😊  Tapi di Postingan selanjutnyaa yaa Mom, :D Have a good day!