Menyapih bagi sebagian ibu merupakan momen yang menyedihkan karena umumnya muncul rasa tidak tega pada anak yang harus berhenti ASI. Akan tetapi, ada cara efisien, efektif, aman, dan tanpa menyakiti perasaan anak.
 

source: https://www.huffingtonpost.com/


 


Sapih Anak Secara Bertahap

Untuk dapat menyapih anak dari ASI dengan efektif kamu perlu melakukannya dengan cara bertahap. Dimulai dari mengurangi frekuensi anak menyusui. Sebagai contoh, kamu dapat mengurangi memberikan ASI dari 4 kali sehari menjadi 3 kali, kemudian 2 kali, 1 kali, hingga akhirnya tidak sama sekali. Cara ini akan bermanfaat untuk membantu anak beradaptasi dengan capet dan membantu ibu mengurangi risiko terjadinya bengkak dan nyeri pada payudara.
 

source: http://lampung.tribunnews.com/


 

baca juga


Perhatikan Kondisi Kesehatan Anak

Hindari usaha menyapih anak dari ASI jika anak sedang sakit. Meskipun kamu sudah dalam proses menyapih, usahakan untuk menunda penyapihan hingga anak benar-benar pulih. Kondisi anak yang tidak enak badan dan disapih dapat memperburuk keadaan.
 

source: http://bangka.tribunnews.com/


 


Alihkan Perhatian Anak

Setiap kali anak merengek meminta ASI, cobalah untuk mengalihkan perhatiannya dengan memberinya buku, mainan, atau tayangan kartun favoritnya. Jika ia teralihkan, berikan ia cemilan sehingga ia menjadi kenyang dengan sendirinya. 
 

source: http://www.katalogibu.com/


 

baca juga


Bangun Kedekatan Dengan Anak

Salah satu hal yang paling memberatkan ibu adalah karena harus mengurangi intensitas hubungan dengan anak dengan berhenti memberikan ASI, apalagi jika anak terus merengek dan terlihat sedih. Untuk itu, penting bagi kamu untuk memberikan perhatian dan kasih sayang ekstra selama masa penyapihan. Sempatkan waktu untuk bermain, memeluk, mencium, membelai, hingga anak tidak kehilangan sosok ibu yang selama ada didekapnya saat menyusu.
 

source: http://www.beinghappymom.com


 


Siapkan Menu Makanan Kesukaannya

Jika kamu sudah terbiasa memberikannya makanan pendamping ASI pada anak, kamu pasti sudah dapat mengenali makanan yang ia sukai. Cobalah untuk memberikan menu kreasi dari makanan yang ia sukai. Kamu juga dapat mengenalkan menu makanan baru agar ia dapat lebih mengeksplorasi makanan untuk memenuhi gizi dan nutrisi yang ia butuhkan.
 

source: https://hellosehat.com/


 


Lebih Tegas

Hal ini penting untuk dapat membuat usaha menyapihmu lebih efektif dan efisien. Buatlah target kapan harus mulai mengurangi pemberian ASI dan kapan anak benar-benar lepas dari ASI. Jika kamu masih tidak dapat bertindak tegas, usahamu untuk menyapih si kecil akan sulit berhasil.
 

source: https://oceanoptics.com/