Di manakah biasanya Moms menghabiskan waktu liburan akhir pekan bersama keluarga?

Memang, sebagian besar masyarakat urban pasti akan memilih mall atau pusat pertokoan sebagai tempat tujuan liburan. Pasalnya, kita bisa menemukan semua hal yang kita cari di mall, mulai dari kuliner, belanja perangkat fashion, sampai keperluan rumah tangga. One-stop-shopping, sangat praktis, kan?

Tapi, nggak ada salahnya lho, Moms, mengajak anak-anak dan seluruh keluarga untuk bermain di taman, di salah satu ruang terbuka hijau (RTH) yang wajib dimiliki setiap kota. 


Ayah dan Gantari di salah satu taman di Bandung

Apa Sih Yang Menarik dari Taman?

Menurut Nirwono Joga, seorang pengamat tata kota, taman adalah objek rekreasi "termurah" yang bisa didatangi oleh seluruh kalangan masyarakat tanpa kecuali, tanpa memandang usia, kelas ekonomi, atau hal-hal lainnya. 

Selain fungsinya sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dan area resapan air, taman juga punya beragam keistimewaan yang berguna, baik untuk si kecil ataupun untuk seluruh keluarga Moms. Apa saja, ya?


Gantari "nongkrong" sama teman-temannya di area hijau dekat rumah.

1. Nongkrong di Taman, Bikin Sehat, Lho!
Siapa sih yang bisa menyangkal kalau taman kota dengan rindangnya pepohonan merupakan "paru-paru" dan sumber oksigen utama bagi sebuah kota? Tentu saja, udara segar seperti ini bagus bagi kesehatan seisi keluarga, bukan? Apalagi, kalau kita main ke taman pagi-pagi, bertemu sinar matahari yang sehat dan mengandung asupan vitamin, sambil berjalan atau jogging santai. Sehat banget!

2. Mengajak Anak dan Keluarga untuk Bersosialisasi Tanpa "Spasi"
Mall atau pusat pertokoan adalah salah satu ruang publik yang sering kita datangi karena kepraktisannya. Tapi, kalau kita coba sadari, ruang publik ini nggak benar-benar "publik". Istilahnya, setiap pengunjung mall memiliki jarak sosialnya sendiri, punya "tembok" yang enggan ditembus oleh pihak lain. 

Beda halnya dengan taman, di mana jarak sosial itu seakan melebur dengan ruang luar, menyatu dengan pemandangan serbahijau. Terlebih lagi, bagi si kecil yang akan bermain bebas dan bertemu dengan teman-teman sebayanya. 

Nah, dengan mengajarkan si kecil bersosialisasi tanpa "spasi", Moms pun melatih kecerdasan emosi dan kepekaan sosialnya sejak dini. Selain itu, dengan bertemu kehidupan sosial seperti ini, Moms juga bisa mengajarkannya untuk menerima perbedaan dan bekerja sama, lho! 

3. Baik untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
Ternyata, bermain bersama alam di taman juga bisa mengasah kemampuan motorik anak, Moms! Semakin sering ia bertemu dengan ruang terbuka hijau, maka ia akan makin banyak bergerak dan mengeksplor hal-hal baru di sekitarnya. Nah, hal inilah yang bisa mengasah motorik halus dan kasar sang anak. 

Tak hanya kemampuan motorik, bermain di taman (terlebih bila bermain dengan anak-anak lain) juga bisa meningkatkan daya imajinasi anak, yang berarti mengembangkan kecerdasan otak kanan.

4. Ruang untuk Relaksasi Mata dan Hati
​​​​Salah satu petuah dokter mata saat saya rajin berkonsultasi ketika awal-awal memakai kaca mata adalah: harus sering melihat yang "hijau-hijau". 

Ternyata, nggak cuma mata yang butuh relaksasi dengan melihat pemandangan "hijau", mental pun memerlukannya untuk menghindari diri dari tingkat stress dan depresi berlebih yang biasa didapat dari padatnya kehidupan kota. 

5. Objek Rekreasi Murah Meriah
Butuh tempat rekreasi yang nggak bikin isi dompet terkuras hebat? Taman adalah jawabannya.

Yap, taman, khususnya taman kota, adalah salah satu ruang publik yang tak memungut bayaran untuk memasukinya. Bahkan, sekarang, sudah banyak taman di kota-kota besar dengan fasilitas yang lengkap, serta konsep tematik yang tentunya menarik untuk dikunjungi (dan untuk diabadikan serta diunggah ke media sosial, tentunya). Murmer, bukan?



​​​​​​Nah, bagaimana pendapat Moms? Adakah yang juga menggemari aktivitas "nongkrong" taman seperti saya? 
​​​​​
Yuk, kita main ke taman!