Luangkan Waktu Untuk Anak


Meluangkan waktu untuk anak adalah hal terpenting untuk memastikan pendidikan anak di usia emas ini berjalan dengan lancar. Kamu memang dapat memberikan kepercayaan kepada guru di sekolah toddler-nya. Akan tetapi, pendidikan tidak hanya dilakukan saat di sekolah, melainkan juga saat di rumah bersama keluarga. Sempatkan untuk bermain dan menghabiskan waktu bersama anak. Perhatikan pola tingkah lakunya untuk mengetahui setiap peningkatan yang sudah dapat ia lakukan.
 

source: http://www.newkidscenter.com/


 

Berikan Anak Kesempatan Untuk Berekspresi


Saat memperhatikan tingkah anak, kamu tidak boleh membatasinya dalam mencoba hal baru. Misalnya saat ia ingin bermain dengan barang-barang di rumah, biarkan selama barang yang ia eksplorasi masih aman. Tetap awasi dan ajak ia berbincang mengenai barang yang ia mainkan. 
 

source: http://www.metrokids.com/


 

baca juga

Mengajarkan Kebiasaan Kecil


Dengan memperhatikan tingkahnya, kamu dapat mengamati perkembangan alami yang terjadi pada anak. Peranmu adalah dengan membetulkan hal-hal yang tidak sesuai, seperti makan di atas tempat tidur, tidak membereskan mainan, dan lain sebagainya. Kamu juga bisa mulai mengajarkan etika seperti mencium tangan orang yang lebih besar, membuang sampah pada tempatnya, merapikan mainan, hingga merapikan sendiri bekas makannya.
 

source: http://naitreetgrandir.com/


 

Awasi Setiap Tingkah Laku Anak


Anak-anak merupakan pangamat dan peniru yang baik. Awasi setiap tingkah laku tidak baik yang ia tirukan. Hal itu bisa berasal dari orang-orang sekitar atau bahkan video dan tayangan di televisi. Perhatikan juga segala sesuatu di lingkungan anak yang dapat mempengaruhi perilakunya. Kamu juga dapat menciptakan lingkungan yang ideal dengan memberi contoh perilaku yang baik pada anak. 
 

source: https://www.etsy.com/


 

baca juga

Tegas Tanpa Membentak


Terakhir, kamu harus terbiasa memiliki sikap yang tegas saat anak berbuat salah. Hal ini penting untuk membuat anak memahami mana yang benar dan salah. Akan tetapi, jangan sampai kamu salah mengartikan tegas dengan membentak atau sampai menyakiti fisik seperti mencubit. Hal ini dapat mengganggu perkembangan psikologis dan menciptakan trauma pada anak.
 

source: https://s-i.huffpost.com/