Bersikaplah Tenang


Sebagai orang tua, kamu tidak boleh panik dan juga memberi respon yang mengejutkan anak. Diamkan anak yang sedang mengamuk. Akan tetapi, tetap awasi agar ia tidak melakukan hal berbahaya yang dapat mengancam keselamatannya. Cara ini adalah langkah tepat untuk menunggu anak kelelahan dan diam dengan sendirinya.
 

source: https://alphamom.com/


 

Kontrol Emosimu


Saat anak tantrum, banyak orang tua yang panik dan berusaha mendiamkan dengan memberikan ancaman atau bahkan melakukan kekerasan fisik seperti memukul atau mencubit. Hal ini sangat tidak dianjurkan untuk kamu lakukan karena anak akan semakin menjadi-jadi. Anak yang tantrum adalah salah satu cobaan kamu untuk dapat bersikap sabar. Jika amukan anak mengganggu lingkungan sekitar, cobalah perlahan berpindah ke tempat di mana anak dapat mengamuk sesukanya hingga ia lelah.
 

source: http://www.echo.ie/


 

baca juga

Jangan Langsung Menuruti


Terkadang rasa malu karena anak yang mengamuk membuatmu berubah pikiran dan segera menuruti kemauannya. Padahal itu adalah hal yang sangat tidak mendidik. Anak akan menjadi lebih sering mengamuk karena merasa itu adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Setelah ia sudah lebih tenang dan diam, mulai ajak berdiskusi mengapa kamu tidak mau menuruti kemauannya.
 

source: http://family-and-i.com/


 

Komunikasikan Dengan Pasangan


Bicarakan tentang hal ini dengan pasangan dan tentukan sikap yang sama saat menghadapi anak tantrum akan lebih efektif dalam mendidik. Kamu juga dapat mengajak orang dewasa lain di sekitarnya seperti kakek, nenek, om dan tante agar dapat bersikap yang sama seperti kamu dan pasanganmu. Cara ini penting agar tidak ada sosok "pahlawan" saat anak sedang mengamuk meminta sesuatu.
 

source: https://childreninsync.org/


 

baca juga

Bicara Dengan Anak


Jika anakmu sudah cukup besar untuk diajak bicara, cobalah untuk mengajaknya berdiskusi mengenai keinginan dan sikapnya saat mengamuk. Bantulah ia untuk berpikir tentang baik tidaknya hal yang ia lakukan. Berikan apresiasi saat ia sudah mulai dapat bersikap dengan lebih sopan dan dewasa saat keinginannya tidak dipenuhi. 
 

source: http://www.parents.com/