hai bukibukkkk
apakabar???
udah akhir tahun nih...
biasanyaaa kalo anak saya ada yang mau masuk sekolah sebelum desember gini saya mulai survey sekolah loh di mulai dari baca baca blog orang sampe ngobrol sesama ibu ibu lain baik di socmed, forum atau secara langsung.
menyekolah kan 2 anak sebelumnya mulai dari non formal dan formal, mulai dari preschool sampe sd saya jadi banyak hal yang mungkin bisa di bagi ya, semoga membantu untuk masukan buibu yang mau nyari sekolah

sebelum milih sekolah maka baiknya kita ngerti dulu macam macam sekolah, kurikulum dan metode pengajaran, kita harus tau sekolah seperti apa yang akan kita tuju. 

well, dari sekian banyak macam sekolah saya secara pribadi memetakan sekolah menjadi 4 macam sekolah, ini untuk memudahkan saya dalam memilih pendidikan untuk anak saya
 
sekolah formal yang dengan gampang bisa di temui di sekolah sekolah negri

sekolah negri adalah sekolah yang  mengikuti pola pendidikan yang sudah diatur pemerintah dan memiliki izin tentunya. Contohnya SD dan SMP dan SMA negri
Di sekolah ini anak cukup belajar, lulus ujian, asal nilainya bagus dia langsung bisa melanjutkan ke jenjang selanjut nya, di sekolah ini muridnya cenderung dari banyak kalangan, status sosial dan agama, meskipun kemajemukan ini terkadang juga bisa menjadi kelemahan. Pelajaran yang diberikan juga relatif sama antar sekolah karena konon ada standarnya. Khusus sekolah negeri, biayanya juga seharusnya terjangkau semenjak ada BOS (nasional) dan BOPDA (tergantung daerah).

Kelemahannya, kalau guru-gurunya tidak berinovasi, hanya fokus di penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar, anak akan sangat mudah bosan.Selain itu, mata pelajaranya hanya terfokus pada mata pelajaran yang menjadi tolak ukur kelulusan, dan untuk pelajaran lain kurang di perhatikan, hanya sekedar ada. Jadi kalau minat/bakat anak bukan di mata pelajaran utama, atau mempunyai kepintaran di bidang selain pelajaran,  maka siap siap saja untuk bakal sering bosan bahkan tertinggal dengan murid lain

 Formal plus
sekolah formal plus ini ada yang di kelola oleh pemerintah (madrasah ibtidaiyah dan madrasah tsanawiyah) 
dan ada yang di kelola oleh swasta (sekolah sekolah islam, sekolah kristen, sekolah alam, atau sd terpadu dan lain lain)
Sekolah ini mengikuti sistem yang sama, tetapi ada topik muatan lokal sekolah (atau pemilik sekolah) yang bobotnya ditambah, kadang-kadang ada metode belajar yang tidak umum yang dijadikan nilai jual mereka.

Kelebihannya kurang lebih sama dengan sekolah formal, tetapi ada kelebihan lain yaitu muatan muatan yang menjadi ciri khas sekolah. Metode belajar yang tidak konvensional juga cenderung mengurangi kebosanan anak.

Kelemahannya? Selain sekolah negeri, sekolah macam ini umumnya berbiaya lebih tinggi dari sekolah formal biasa dikarenakan nilai Plusnya. Khusus untuk sekolah bermuatan agama, sebagian besar isinya tentu adalah pemeluk agama yang sama, dan anak juga perlu bergaul dengan agama lain juga.

non formal
yang saya maksud disini adalah lembaga apapun yang menyelenggarakan pendidikan/pengajaran di satu atau sejumlah bidang tetentu tetapi tidak mengikuti ujian negara. Contohnya banyak, pondok pesantren (yang benar benar mondok, tidak digabung dengan sekolah), lembaga bimbingan belajar, Sekolah Sepak Bola, Sekolah Music, atau lembaga pengajaran yang lain.
kelemahanya sekolah seperti ini adalah biaya yang tinggi bahkan sangat tinggi jika di banding dengan sekolah formal
dan jika harus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi harus melakukan ujian negara terlebih dahulu
dan yang harus di ingat adalah karna terfokus pada satu atau beberapa bidang saja, makan anak harus mengejar beberapa materi sebelum mengikuti ujian negara

homeschooling
yap seperti namanya tentu saya sekolah ini di lakukan di rumah dengan guru adalah kedua orang tua nya, walau ada lembaga lembaga pengampu sekolah di rumah ini, tapi apa yang di pelajari anak tergantung bagaimana orang tua nya, mau memberi materi sendiri atau mengikuti modul yang ada, sekarang ini banyak juga kelompok kelompok home schooler, jd mereka belajar secara berkelompok
biaya nya tentu orang tua sendiri yang menentukan mau murah atau mahal
dan anak tidak akan luput dari perhatian dan pendidikan orang tua, tapi minusnya adalah tentu sangat menguras tenaga dan waktu orang tua, apalagi yang bekerja juga baik di kantor atau bekerja di rumah, 
sama seperti sekolah non formal, sekolah di rumah ini harus mengikuti ujian persamaan negara

setelah mengetahui macam macam sekolah ini, makaaaa yang kita butuh tau adalah macem macem kurikulum 

tapiii kok kayak nya blog ini sudah terlalu panjang ya hahahahah

saya akan bahas perkara kurikulum dan lain lainya akan saya post di next blog yaaa 
seee yaaaa


love.
ibu beruang