Punya dua anak laki-laki, membuat saya ikut menyesuaikan diri. Stok energi (dan kesabaran) harus rajin di-"refill". Tough love, alias nggak jadi Mama yang "menye-menye" dan penakut. Saya ikut belajar menjadi mama petualang, mendampingi mereka mengenal dunia.
 
Kedua anak saya, Aryo dan Nara punya karakter berbeda. Aryo tipe yang kuat di kemampuan verbal dan imajinasi. Untuk permainan pun, ia lebih suka bermain sendiri dan "quiet play". Sementara Nara, kebalikannya. Ia tipe yang "sedikit bicara, banyak bergerak". Nara terlihat mulai banyak terasah di area motorik dan menikmati bermain dengan hal-hal yang sifatnya dekat dengan alam. Kalau boleh pilih, Nara lebih suka bermain kubangan air, ketimbang mainan-mainan stimulasi ala-ala. Murah meriah sih, sebenarnya, hehehe.


 
Meskipun kedua anak saya berbeda karakter, namun saya seringnya memberikan perlakuan yang sama. Keduanya diperkenalkan dengan berbagai area belajar dan stimulasi. Termasuk di antaranya, menyatu dengan alam. Yah, saya masih berkutat di hal sederhana, sebenarnya. Cita-cita saya, membawa kedua anak ini "hiking" di alam bebas. Kebetulan, di Bandung ada komunitas "hiking" anak yang sudah saya incar. Saya menunggu Nara sedikit lebih besar, supaya ia bisa puas menikmati jalan-jalan di alam bebas.
 
Sementara ini apa yang saya lakukan untuk sesi AryoNara bermain di alam?
 
1. Seru-seruan di halaman
Siapa bilang bermain harus di tempat yang "hits"? Di halaman rumah, kita bisa bereksplorasi dengan hal-hal sederhana yang banyak manfaatnya. Entah itu bermain dengan air dari keran, mengaduk tanah dalam kubangan, hingga belajar berkebun. Sekecil apapun hunian Moms, usahakan untuk memiliki halaman atau taman sebagai ruang terbuka hijau serta tempat main anak.
 



2. Berkenalan dengan hewan
Cinta terhadap makhluk hidup adalah bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta. Anak-anak biasanya bersemangat terhadap tema hewan. Bagaimana kalau kita kenalkan secara langsung, tak hanya melihat di buku atau video? Jika belum sempat ke kebun binatang, bawa saja anak berinteraksi dengan hewan-hewan di sekitar rumah, misalnya kucing, ikan, kupu-kupu, ayam, burung, dan sebagainya. Ajak mereka untuk belajar memberikan makanan dan memegangnya (jangan lupa cuci tangan yang bersih sesudahnya ya!). Ini favorit AryoNara, memberi makan rusa-rusa di sebuah lapangan rumput tak seberapa jauh dari rumah. Cukup membeli wortel, ubi, atau kangkung yang dibandrol dua ribu perak per bungkus, mereka bisa gembira "mengobrol" dengan rusa-rusa kesayangan.


 
3. Biarkan mereka ‘berkotor ria’
Perlu hati seluas samudera (dan produk penghilang noda yang "jagoan") untuk merelakan anak berkotor ria. Jika ada slogan dalam iklan yang berkata kalau ada kebaikan dan manfaat ketika berani untuk "kotor-kotoran", saya mengamini pernyataan tersebut. Dari eksplorasi ini, anak bisa belajar mengenal tekstur berbagai bahan, memacunya untuk menciptakan sesuatu, bahkan mengembangkan imajinasinya. Jujur saja, memori saya bermain di sawah dan menangkap ikan kecil di parit terus membekas sebagai kenangan paling menyenangkan di masa kecil.


 
4. Meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri
Melepaskan anak untuk mengenal dan bertualang di alam akan meningkatkan keberaniannya mengambil risiko. Anak pun akan semakin percaya diri dan terasah "survival skills"-nya. Kuncinya? Tentu saja, orang tua sebagai teladan yang harus menaklukkan rasa takut terlebih dahulu. Sejauh ini, saya sendiri berusaha memberanikan diri menghadapi hal-hal yang kebanyakan ditakuti wanita, misalnya memegang cecak, menghadapi kecoa, menaiki tempat-tempat tinggi. Pokoknya, kudu nekat!


 
Adakalanya AryoNara merasa tak nyaman dan takut ketika berhadapan dengan hal-hal baru, termasuk saat mengeksplorasi alam. Saya memutuskan untuk terus memberi dorongan kepada mereka sambil mendampingi. Sesuatu yang juga jadi perhatian saya adalah mulai memperkenalkan AryoNara tentang aturan-aturan keselamatan. Pada akhirnya, saya percaya kalau AryoNara akan memiliki insting dan naluri untuk berinteraksi dengan alam, meskipun caranya berbeda-beda.
 
Selamat menjelajahi serunya bermain di alam bersama Si Kecil, Moms! Ada ide bermain di alam yang oke dicoba? "Share" di kolom komentar ya!

 

headline photo from pexels.com
aryonara photos by winda reds