Apa Itu Tantrum Frustasi

Tantrum frustasi adalah kondisi dimana anak meledak setelah berulang kali mencoba untuk melakukan sesuatu di luar kemampuannya seperti memasang kancing sendiri, meraih sesuatu yang tinggi, mencoba mainan tertentu dan sebagainya. Anak merasa kecewa, frustasi, dan tidak bisa mengontrol emosi sehingga munculah tantrum. 

Tantrum frustasi atau distress tantrums muncul karena "alarm system" dalam bagian dari perkembangan emosi dari otak anak-anak utamanya balita. Tantrum frustasi adalah reaksi wajar dan alamiah dari setiap anak saat mereka bertemu situasi yang tidak menyenangkan. Kemampuan anak-anak untuk berpikir mengenai makna sesuatu, pusat kata-kata yang dapat mengontrol susunan kata dan komunikasi mendadak tidak berfungsi dengan baik. Yang mereka bisa lakukan hanya marah, menangis, dan menjerit!

Penyebab Tantrum Frustasi

Ketika anak-anak tiba-tiba meledak,jangan panik dulu Moms. Perhatikan gejala yang muncul lalu catatlah penyebab anak tantrum. Ciri tantrum frustasi adalah reaksinya yang tiba-tiba dan emosi anak yang tidak bisa dikendalikan. Oleh karena itu, Anak tidak memungkinkan untuk melakukan komunikasi atau respon terhadap apapun yang kita lakukan atau katakan. Dalam kasus ini, orang tua harus memahami penyebab tantrum yang sangat bisa diprediksi dari waktu kejadian dan reaksi anak. Berikut beberapa penyebab yang harus diketahui orang tua :

  • Lapar
Rasa lapar adalah penyebab yang sering kita temui saat anak  tiba-tiba menangis. Biasanya rasa lapar muncul karena jadwal makan anak yang mundur atau tidak teratur
  • Mengantuk
Ketika anak kamu mulai mengantuk, dan kamu membiarkannya sampai ia sangat lelah dan mengantuk, maka jangan heran jika tiba-tiba ia bisa meledak! mulai dari melempar barang dan menjerit.
  • Rasa bosan
Pernahkah mengajaknya oergi ke suatu tempat dalam jangka waktu yang lama, lalu tiba-tiba anak kkita mengamuk. Nah Moms, dia bukan manja, dia sedang bosan karena dia tidak dapat bermain atau Moms terlalu sibuk dengan urusan diri sendiri.
  • Rasa tidak suka 
Ayo mandi, ayo berhenti main, ayo...sering gini Moms? Saat kamu menyuruh anak melakukan sesuatu dan dia sedang sibuk dengan aktifitas nya maka siap-siap, anak kamu pasti akan kesal!
  • Lelah
Ingatkah saat lebaran tiba? lalu ia tiba-tiba mogok pergi kemanapun. Duh Moms, bukan apa-apa, ia hanya lelah karena kegiatan silaturahmi yang berlangsung berhari-hari.
  • Rasa tidak nyaman di lingkungan baru
Anak balita butuh menyesuaikan diri dengan lingkungan Moms, dia tidak bisa serta merta langsung membaur. Saat ia menangis dan menolak beraktifitas, maka ia memang tidak nyaman dengan lingkungan baru itu

 
baca juga
  • Menahan keinginan buang air besar maupun kecil
Wah Moms, pasti pernah ya tiba-tiba anak memukul kita? ternyata ia kebelet pipis? Saat keinginan buang air kecil atau air besar muncul, tentu saja ada rasa tidak nyaman ya Moms, begitu juga dengan anak kita.
  • Rasa putus asa karena ia tidak bisa melakukan sesuatu
Mau pasang kancing sendiri tapi belum bisa? lantas ia marah? Wajar moms, ia akan putus asa. 
  • Stimulasi berlebihan
Moms pernah kah memaksa anak melakukan apa yang moms inginkan? atau ia diajak bercanda yang berlebihan lalu mendadak ia kesal? Tantrum frustasi melanda ni Moms
  • Kondisi badan anak yang tidak fit

Anak rewel terus? menolak untuk beraktifitas? coba cek apakah ia demam atau sakit gigi Moms

source: https://www.bellybelly.com.au

Nah Moms, coba ingat-ingat kembali, saat anak Kamu tiba-tiba meledak, apakah karena beberapa penyebab di atas? jika ia, maka ia mengalami tantrum frustasi dan kehilangan kendali atas diri sendiri. Hal yang moms lakukan adalah antisipasi dan empati, pahami kondisi anak-anak ya Moms sebelum kita memberikan reaksi. Selamat belajar Moms. Salam