Kotoran Saat Buang Air Besar

Bayi yang mendapatkan asupan susu formula akan menghasilkan kotoran dengan warna, bentuk, hingga bau yang berbeda dengan bayi yang mendapatkan ASI eksklusif. Kotoran bayi yang mengonsumsi susu formula akan lebih berbau, memiliki warna yang lebih gelap, dengan tekstur yang lebih kasar dan padat daripada bayi dengan ASI.
 

source: https://www.babycenter.com/


 


Pola Pencernaan

Pencernaan bayi dengan susu formula akan terjadi lebih lama. Hal ini mengakibatkan bayi akan lebih lama merasa lapar. Kandungan kompleks dalam susu formula membuat proses pencernaan membutuhkan waktu yang lebih lama. Meskipun begitu, bayi dengan susu formula juga dapat bangun tengah malam karena haus.  
 

source: http://pedulisehat.info/


 

baca juga


Alergi Susu Formula

Saat kamu memberikan susu formula pada bayi kenali semua gejala dan respon tubuh yang ditunjukan pada bayi. Faktanya, banyak bayi yang memiliki alergi terhadap protein dari susu sapi yang terkandung dalam susu formula. Gejala alergi dapat terlihat jelas seperti muntah dan diare, tetapi juga hanya berupa gatal dan merah pada kulit. Segera identifikasi dan ganti susu formula yang kamu berikan pada bayi dengan susu kedelai. 
 

source: http://futuretvnetwork.com/


 


Nutrisi Yang Terpenuhi

Beragam nutrisi ditawarkan dalam iklan susu formula. Biasanya susu formula dirancang untuk menyerupai kandungan gizi dari air susu ibu. Dalam proses pembuatannya, produsen susu formula melakukan serangkaian tes khusus dari lab dan badan khusus untuk memeriksa keberadaan kandungan yang diwajibkan ada di susu formula. Secara umum, semua susu formula diproduksi dengan kandungan yang sama, tetapi yang membedakan adalah kandungan protein seperti susu dengan protein non-sapi.
 

source: http://magazine.orami.co.id/