Sydney Azkassyah Yusuf, Anak Cut Tari yang berprestasi di bidang Gymnastic

Sydney adalah gadis kecil berusia 10 tahun anak pasangan Cut Tari dan Johannes Yusuf Soebrata. Mewarisi paras rupawan orang tuanya, serta bakat dan prestasinya di bidang olah raga, membuat sydney berhasil mencuri perhatian publik. Dari foto-foto yang diunggah oleh Ibunya, Cut Tari, Sydney  kini menjadi atlit senam cilik yang telah berhasil membawa banyak medali. Medali-medali itu ia peroleh melalui kejuaraan senam international, sebuah prestasi yang patut diacungi jempol ya Moms. Apa yang diraih Sydney tentu saja menjadi kebanggan bagi Ibunya Cut Tari, bahkan berkali-kali Cut Tari menyatakan terima kasih atas apa yang Sydney lakukan untuknya dan keluarga. Salut untuk Sydney!

Sydney Azkassyah Yusuf,  Anak Cut Tari yang berprestasi di bidang Gymnastic

Damar Canggih Wicaksono, Putra Alm. Dono Warkop DKI Raih Gelar S3 nuklir di Swiss

Dono Warkop atau Wahyu Sardono selalu digambarkan sebagai sosok yang kocak dalam setiap filmnya, tak banyak yang tahu ternyata Dono yang juga dosen sosiologi UI meninggalkan tiga anak yang berprestasi dan mengharumkan namanya.Salah satu anaknya yang menjadi perbincangan publik adalah Damar Canggih Wicaksono. Damar adalah anak ke dua Dono adalah calon ahli Nuklir yang sedang melanjjutkan kuliah jenjang doktoral di Swiss. Alumni UGM jurusan teknik nuklir ini mendapatkan predikat cumlaude untuk studi S1 nya pada tahun 2009. Setahun setelahnya, ia mendapatkan kesempatan melanjutkan S2 dengan predikat summa cum laude dari Institut Teknologi Federal di Swiss atau ETHZ  Ecole Polytechnique Federale de Lausanne (EPLF). Kedua institut ini bergabung dalam Institut Teknologi Konfederasi Swiss (ETH).

Tak berhenti di situ, Damar lantas melanjutkan jenjang S3 di universitas yang sama. Hal ini ia lakukan untuk mendukung cita-citanya sebagai seoarang akademisi di bidang teknologi nuklir. Damar juga tercatat aktif dalam penelitian dibidang nuklir dan pernah menjadi salah satu  pembicara dalam konferensi International Topical Meeting on Nuclear Reactor Thermalhydraulics (NURETH-16), di Chicago, Illinois, Amerika di tahun 2015 silam. Selain Damar, dua anak Alm. Dono juga membanggakan lho Moms, mereka berdua merupakan alumni dari Universitas Indonesia. 

Damar Canggih Wicaksono, Putra Alm. Dono Warkop DKI Raih Gelar S3 nuklir di Swiss
baca juga

Panji Surya Sahetapy, Keterbatasan tidak membuatnya surut prestasi

Dukungan orang tua memang tak ada habisnya, apapun akan dilakukan orang tua untuk anaknya. Inilah yang dilakukan Dewi Yull dan mantan suaminya, Ray Sahetapy untuk putra mereka, Panji Surya Sahetapy. Tak banyak yang tahu Panji Surya Sahetapy atau Surya, adalah seorang dengan keterbatasan dengan banyak berprestasi.  Ia  beberapa kali mengikuti konferensi internasional dan pertukaran pelajar di luar negeri. Tahun 2015, Surya diundang menjadi pembicara di XVII World Congress of The World Federation of The Deaf di Istanbul, Turki.

Surya juga aktif menyuarakan hak-hak penyandang dissabilitas bersama Young Voice Indonesia. Tahun lalu, Surya menjadi delegasi tuli dari Indonesia dan berkunjung ke markas besar Perserikatan Bangsa Bangsa di AS. Pria yang bercita-cita menjadi staff ahli presiden ini berkunjung ke NASA dan bertemu dengan orang tuli yang bekerja di sana.
Darah seni ternyata mengalir dari orang tuanya, tahun 2015 lalu Surya terlibat dalam film Sebuah Lagu untuk Tuhan, Lalu pada tahun 2016, Ia terlibat film Aisyah : Biarkan kami bersaudara . Film terbaru yang Surya bintangi adalah pengabdi setan (2017).
Luar biasa ya Moms, meski memiliki keterbatasan, tapi Surya tidak pernah patah semangat bahkan terus berprestasi!

 

Panji Surya Sahetapy, Keterbatasan tidak membuatnya surut prestasi

Marsha Chikita Fawzi, Putra Ikang Fawzi dan Marissa Haque yang manis dan kreatif!

Tak hanya cantik, Marsha Chikita Fawzi, Putri dari pasangan Ikang Fawzi dan Marissa Haque ini juga penuh prestasi. Chikita adalah lulusan Multi Media University, Selangor, Malaysia. Chiki begitu ia akrab disapa, dikenal sebagai animator serial kartun ternama asal malaysia, Upin & Ipin. Karirnya dimulai saat ia magang di rumah produksi Les Copaque. Tahun 2010 Chiki diangkat sebagai compositor yang menangani efek visual di animasi Upin & Ipin. 
Berkarir di luar negara tidak membuat Chiki lupa pada bangsanya, melalui tangan kreatifnya lahir tokoh Susanti, salah satu kawan Upin& Ipin yang berasal dari Indonesia.

Saat ini, Chiki sudah kembali ke Indonesia. Chiki dan lima orang rekannya mendirikan perusahaan animasi independen bernama Monso House. Tak hanya itu, Chiki uga dikenal aktif membuat lukisan Mural, karyanya sering ia pamerkan di Instagram. Diam-diam, Chiki juga memiliki bakat bermusik lho Moms. Gadis manis berusia 28 tahun ini sudah mengeluarkan album yang ia produksi sendiri dari mulai lagu sampai lirik sampai desain cover. Album itu berjudul "Dimulai dari Mimpi" yang rilis pada tahun 2016. Salut ya Moms, prestasi diam-diam Chiki ini ternyata tanpa mendompleng nama besar orang tuanya. 

Marsha Chikita Fawzi, Putra Ikang Fawzi dan Marissa Haque yang manis dan kreatif!
baca juga

Dipa Dipura, anak komedian Miing yang menjadi Kopassus

Moms, belum tentu anak artis juga menjadi artis. Hal ini lah yang dialami pelawak Miing Bagito. Dipa Dipura, putra Miing, tidak memilih jalan seperti yang dilakukan oleh ayahnya. Ia bahkan memilih menjadi abdi negara, khususnya prajurit TNI. Tidak hanya sekedar prajurit, Dipa bahkan diketahui tergabung dalam jajaran komando paling elit di jajaran militer, Kopassus TNI AD. Seperti yang diketahui, untuk menjadi Kopassus tidaklah mudah. Banyak sekali syarat dan tes yang harus Dipa tempuh. 
 

Dipa Dipura, anak komedian Miing yang menjadi Kopassus