Sebagai seorang full time mom, saya hanya mengandalkan penghasilan suami sebagai mata pencaharian utama. Bukan berarti penghasilan suami adalah satu-satunya pemasukan kami, tetapi penghasilan itulah yang kami atur sedemikian rupa sehingga bisa mencukupi kebutuhan selama satu bulan. 

Biasanya suami selalu memberikan penghasilannya kepada saya sehingga saya yang manage untuk bayar-bayar kewajiban dan beli-beli kebutuhan.

Saya juga yang menyimpan sisa penghasilan tersebut yang kami namakan uang dadakan 😂 takut kalau tiba-tiba anak sakit, atau saya dan suami sakit. Jadi uang itu bisa digunakan sebagai pengeluaran tak terduga.

Nah Mom, berikut saya mempunyai beberapa tips dalam me-manage keuangan rumah tangga. Tentunya sesuai dengan pengalaman saya.

1. Paling utama adalah sisihkan untuk biaya transport dan kebutuhan pasangan bekerja - saya selalu sisihkan paling pertama untuk mobilitas suami bekerja, jangan sampai dana untuk bekerja habis dan suami tidak bisa berangkat ke kantor. kalo ngga bisa berangkat ke kantor, siapa yang cari nafkah 😂 biasanya keperluan suami hanya bensin (mobil/motor) selama sebulan dan juga makan siang, sama sedikit untuk hangout bersama teman-teman kantor seperti nonton atau makan-makan bersama.

2. Sisihkan untuk membayar kewajiban - ini kami gunakan untuk membayar cicilan-cicilan yang kami bebankan sebagai hutang. misalnya seperti kartu kredit atau cicilan kendaraan.

3. Sisihkan untuk belanja bulanan - nah yang ini biasanya saya cukup poll-poll-an ngerjainnya supaya nanti ngga ada balik-balik lagi ke supermarket. beli diapers, susu, cemilan, dan semua kebutuhan rumah tangga.

Pic. Cr.:https://www.skillshare.com

4. Sisihkan untuk pegangan istri - suami saya selalu memberikan sedikit (tapi agak banyak) dari gajinya untuk saya. Ini bebas saya pakai untuk apa saja, mau ke salon, beli tas, beli baju, beli sepatu, nongkrong sama temen, pokoknya bebas deh. Tapi yagitu namanya juga ibuibuk, paling juga abisnya buat beli printilan anak 😑


5. Sisanya baru kami jadikan sebagai biaya tidak terduga. Ini kami simpan dan akan digunakan apabila ada sesuatu yang urgent di bulan tersebut. Waktu awal-awal arsen lahir, dana ini selalu kami gunakan untuk vaksin dan ke dokter. Tetapi kalau tidak terpakai biasanya kami tabung bersama dengan pemasukan dari penghasilan lainnya untuk tabungan masa depan kami.

Sekian ya mom masukan dari mamaAcen. Selamat mengatur keuangan untuk para mommy 🙂🙂