Definisi Tantrum Manipulatif

Tantrum manipulatif  merupakan hal yang terjadi ketika anak tidak mendapatkan apa yang dia mau. Ini bukan fase perkembangan normal karena tidak terjadi pada semua anak. Gejala tantrum dapat muncul pada usia 15 bulan. Namun, tantrum lebih sering  ditemukan pada anak berusia dua hingga empat tahun. Hal ini bisa disebabkan oleh ketidak mampuan untuk mengungkapkan keinginan dengan kata-kata yang dapat dimengerti orang disekitarnya.
 

Definisi Tantrum Manipulatif
source: http://sayangianak.com/

Tantrum manipulatif perlu pendekatan yang lebih kreatif. Jika anak melancarkan tantrum manipulatif, jangan manjakan dia. Anda cukup berdiri beberapa meter darinya, untuk memastikan kalau Anda tetap ada di dekatnya untuk membantunya saat ia tenang dan menanyakan apa yang dia perlukan dengan cara yang lebih sopan.
 

Contoh Tantrum Manipulatif

 

Mungkin mommies masih bingung seperti apa sih contoh anak manipulatif? Salah satu contoh tantrum manipulatif adalah ketika anak berteriak dan menendang, tepat setelah anda mengatakan tidak  pada terhadap kemauannya membeli es krim. Ini jelas merupakan tantrum manipulatif.
 

Contoh Tantrum Manipulatif
source: http://www.parenting.co.id/
baca juga

Solusi Menangani Anak Tantrum Manipulatif


Nah, mommies, setelah tahu definisi dan contoh anak tantrum manipulatif, kini beralih pada solusi penanganannya. Seperti apa sih cara menangani anak tantrum manipulatif?
  • Pahami lebih dulu tuntutan atau keinginan anak. Anda tak harus serta merta menuruti atau lebih ekstrim langsung menolak.  Sejauh itu adalah permintaan yang wajar sesuai kebutuhan anak. Jika ingin memenuhi keinginannya, beri jeda antara saat anak meminta dengan saat Anda memenuhi permintaannya. Ini untuk melatih anak menunda pemenuhan keinginan.
  • Hindari mengumbar janji. Tidak setiap keinginan anak bisa Anda penuhi, itu betul. Tapi mengumbar janji untuk menghindari rengekan bukan cara yang tepat. Anak selalu ingat janji dan dia akan selalu menagihnya hingga terpenuhi. Anak seringkali minta sesuatu hanya untuk memuaskan rasa inginnya. Jelaskan padanya bahwa keinginan tidak sama dengan kebutuhan.  Memberi janji tanpa menepati, mengajarkan anak untuk ingkar janji.
  • Kenali tangisannya. Saat mulai menangis karena  keinginannya tidak terpenuhi, perhatikan tingkahnya. Sambil menangis, anak akan melirik pada Anda  untuk memastikan kegalauan hati Anda. Lihatlah! Anak akan memeras-meras matanya untuk mengeluarkan air mata. Ini pertanda dia sedang memanipulasi perasaan Anda.
  • Berikan time out, bila anak mulai   bertindak destruktif karena tuntutannya diabaikan. Misalnya memukul dan merusak barang-barang di sekitarnya. Masukkan dia ke dalam kamar, jelaskan bahwa dia tidak boleh merusak dan boleh keluar dari kamar setelah tenang.
  • Tenangkan diri Anda bila di tempat  umum, agar tidak terjebak dalam permainan anak. Bila panik, Anda akan segera menghentikan tangisnya dengan memenuhi tuntutannya.
Solusi Menangani Anak Tantrum Manipulatif
source: http://sayangianak.com

Setelah membaca ulasan mengenai tantrum manipulatif ini, mommies tentu lebih cerdas ketika anak mengalaminya. Lakukan juga berbagai cara dan strategi ala mommies untuk membuat anak tidak terus merengek dan gejala tantrum lainnya.