Sediakan Makanan yang Sesuai

Ketika si kecil telah berusia 1 tahun, Beautynesian sudah bisa mulai memperkenalkannya kepada makanan-makanan padat seperti yang dikonsumsi orang dewasa, seperti daging ayam. pisang, kentang, nasi, ikan, ubi, roti, ataupun biskuit. Tetapi, kamu harus memastikan bahwa makanan tersebut harus dalam bentuk potongan-potongan yang kecil dan mudah dikunyah. Jika memang gigi-gigi si kecil belum tumbuh, kamu bisa mencincang halus makanan tersebut atau membuat tekturnya menjadi lunak/lembut sehingga bisa langsung ditelan dengan mudah.

source: http://www.thethoughtfulmom.com/feeding-three-one-year-olds-when-you-cant-cook/


Berikan Mainan yang Tepat

Kamu bisa memberikan mainan yang dapat menningkatkan pergerakkan tangan maupun kaki si kecil. Seperti mobil-mobilan dan balok-balok plastik yang bisa ia gerakkan dengan tangan mungilnya maupun mainan berbentuk binatang atau mobil yang dapat ia naiki dan ia bawa bergerak mengelilingi kamar atau rumah menggunakan kedua kakinya.

source: https://www.aliexpress.com/promotion/india-jewelry_bouncy-horse-promotion.html
baca juga


Biarkan Si Kecil Belajar Berjalan

Anak-anak yang berusia 1 tahun biasanya sudah mulai belajar berjalan dengan merangkak atau memegang benda-benda yang kokoh, seperti kasur, meja, lemari, ataupun pundak dan tangan orang tuanya. Untuk mendukung si kecil belajar berjalan, Beautynesian dapat membelikannya baby-walker yang dilengkapi dengan musik atau suara sehingga semakin membuatnya senang dan semangat. Selain itu, pastikan bahwa si kecil mempunyai ruang yang cukup untuk belajar berjalan ke berbagai sudut rumah.

source: http://www.independent.co.uk/extras/indybest/house-garden/best-baby-walkers-a6969216.html



Ajak Si Kecil Berbicara

Pada umumnya, ketika berusia satu tahun, si kecil sedang dalam masa yang sangat senang mengoceh dalam bahasa bayinya. Nah, oleh sebab itu, Beautynesian sebaiknya lebih sering mengajak si kecil berbicara serta menanggapi setiap ocehannya. Yang perlu diingat, ketika sedang berbicara dengan si kecil, kamu harus menggunakan bahasa yang benar ya, jangan bahasa yang diimut-imutkan. Karena pada saat itu, kamu sedang mengajarkan kosa kata kepada si kecil agar ia dapat memahami dan mengingatnya sehingga ia bisa berlatih mengucapkan kata-kata tersebut hingga lancar.

Misalnya, kamu mengajaknya berbicara dengan kata ‘cayang’, maka nanti si kecil juga akan mengucapkan kata ‘cayang’ juga, bukan kata ‘sayang’. Selain itu, untuk membuat si kecil semakin bersemangat dalam belajar berbicara, kamu bisa memberikan pujian kepadanya sambil bertepuk tangan, tertawa, atau menciuminya, ketika si kecil berhasil melafalkan ulang kata-kata yang kamu ajarkan.

source: http://www.babycouture.in/blog/tag/talk-to-your-little-baby/
baca juga


Ajak si Kecil Mengenal Angka, Huruf, Gambar

Pada masa ini, si kecil sudah mulai bisa memahami apa yang ia lihat dan dengar, jadi Beautynesian bisa mulai mengajaknya mengenal huruf, angka, maupun gambar-gambar. Kamu bisa membacakannya cerita bergambar anak-anak dan biarkan si kecil melihat sambil menunjuk isi buku tersebut. Selain itu, kamu juga bisa memberikannya kartu-kartu yang menuliskan angka, huruf, dan warna yang disertai dengan masing-masing gambarnya, kemudian mengajak si kecil untuk melafalkannya

source: http://www.lawteched.com/teaching-baby-to-talk/


Jangan Berlaku yang Tidak Tepat di Depan si Kecil

Selain mengoceh, si kecil juga sedang senang-senangnya meniru tingkah laku atau ucapan orang di sekitarnya untuk menarik perhatian lho Beautynesian. Jadi, sebagai orang tua yang baik, kamu harus  menjaga setiap tingkah laku di depan si kecil, pastikan bahwa kamu tidak melakukan tingkah laku yang buruk, seperti membentak, memukul, berteriak, mengucapkan kata-kata kotor, ataupun sekedar bercanda dengan teman yang melibatkan sejumlah kata-kata kasar. Kamu juga harus memastikan bahwa setiap orang yang berada di dekat si kecil mampu menjaga tingkah lakunya juga ya.

Selain itu, ketika kamu atau pasangan sedang menonton TV di depan si kecil, pastikan bahwa acara TV yang kamu tonton tidak mengandung unsur kekerasan ya. Kamu juga perlu menyeleksi setiap film kartun yang ditonton oleh si kecil, sebab tidak sedikit film kartun yang memuat adegan kekerasan, seperti Tom and Jerry dan Oggy and The Cockroaches

source: https://youreducationdoctor.wordpress.com/


Semoga 6 tips mengasuh anak usia 1 tahun ini dapat bermanfaat dan membantu Beautynesian dalam mengasuh si kecil. Good luck!