1. Tetap Tenang dan Berpikir dengan Logika


Memang agak sulit untuk tetap bisa tenang dan mengedepankan logika saat mengatasi emosi pada anak. Cobalah untuk menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya perlahan, ini akan membuat tubuhmu lebih rileks. Berpikirlah bahwa anak kecil yang sedang ngambek hanya perlu perhatian dan kasih sayang, kamu tidak perlu membuang energi yang akhirnya juga kamu akan sesali jika kamu membentak atau agak kasar dengan si kecil. Bijaksana dalam mengeluarkan emosi adalah kuncinya.

source: http://www.calmjoyfulmom.com/ditchoverwhelmchallenge/calm-mom-coaching-circle2/



2. Komunikasikan dengan Baik Kemauan Anak


Biasanya anak kecil akan ngambek jika ada keinginannya yang tidak terpenuhi. Cobalah ajak si kecil untuk pelan-pelan mengutarakan keinginannya, dengarkan penjelasannya dan bujuk dia untuk bisa kenapa keinginannya tidak bisa dipenuhi. Seperti ketika dia ingin minum es saat dia sedang sakit, jelaskan padanya bahwa itu akan membuat sakitnya tambah parah, dan kamu bisa menggantinya dengan hal lain yang bisa menghiburnya.

source: https://mom.me/kids/29197-how-we-parent-inside-house-vs-outside-house/
baca juga



3. Coba untuk Tersenyum atau Bercanda Dengannya


Tersenyum dalam keadaan marah akan membuat pikiran dan tubuh mendapat sinyal positif terhadap emosi kamu yang sedang memuncak. Jadi pikiranmu akan rileks dan tidak akan bertambah emosi. Mencoba anak untuk bercanda juga bisa meredakan emosinya karna dia melihat kamu yang juga santai menghadapinya. Ingat bahwa tertawa dapat meminimalisir stres.

source: https://www.theodysseyonline.com/11-things-only-mommys-girls-understand



4. You Need Some Space


Ketika emosi sedang memuncak dan sebelum kamu melampiaskan kekesalanmu pada si kecil, coba untuk sendiri dulu dan menghindarinya untuk beberapa menit. Saat sendiri, tanamkan di pikiranmu bahwa anak tidak akan selalu membuatmu emosi, keadaan yang membuatmu kesal ini akan segera berakhir dan anak adalah buah hatimu yang butuh kasih sayangmu. Ingatlah bahwa jika kamu melampiaskan kekesalan dengan membentak atau memukul, itu bisa terus terekam dalam memorinya. Setelah pikiranmu tenang, temui dia lagi dan bicaralah dari hati ke hati.

source: https://www.elsiglodetorreon.com.mx/noticia/1092983.conductas-destructivas.html