Ibu-ibu jaman now lewat kekuatan media sosial pasti pernah membandingkan anaknya dengan anak orang lain. Ayooo ngaku… Setiap melihat kegiatan anak artis atau anak teman yang seumur dengan anak kita di medsos, langsung deh berkaca sama anak sendiri. Ya, memang sulit untuk menutup mata dari namanya membandingkan. 

Tapi mom, setiap anak memiliki tumbuh kembang yang berbeda-beda, jangan sama ratakan ya, catet! Proses pertumbuhan mempunyai waktunya sendiri. Namun ada hal-hal yang perlu mom perhatikan:

-Miliki tabel tumbuh kembang anak sesuai umur
Di tiap umurnya, anak memiliki tahap perkembangan masing-masing. Jadikan tahap tersebut sebagai pedoman mom. Jangan putus asa bila ada yang belum tercapai oleh anak mom. Bantu anak mom belajar dengan cara yang menyenangkan.

-Lakukan stimulasi
Daripada bandingin terus, mending mom lakukan stimulasi dengan berbagai game yang mudah. Bentuk stimulasi bisa bermacam-macam. Misalnya, anak belum bisa makan dengan tangan sendiri bisa dicoba dengan memberikan bentuk makanan yang mirip dengan bentuk mainannya, atau berikan beberapa jenis makanan agar dia bisa memilih sendiri. Coba secara rutin dan mom juga memberi contoh dengan ikut memakan makanan tersebut.

-Selalu berpikir positif
Mom jangan berkecil hati ya setiap melihat anak temen mom yang giginya udah tumbuh banyak atau yang lain. Kalo mikir terus kapan anak saya tumbuh gigi malah mom yang stress sendiri. Tunggu saja, asalkan batas umur anak mom masih aman di tabel tumbuh kembang. Jangan cepat-cepat men-judge anak, biarkan dia menikmati masa berkembangnya, yang penting anak happy.
 

-Dont be too hard
Kadang ada ya mom yang memaksakan anaknya untuk melakukan sesuatu padahal anaknya ogah. Memaksa anak BLW, padahal anaknya ga tertarik. Coba selama 3x, kalo anaknya ga mau ya sudah, daripada anak kelaparan kurus kering kan kasian, jangan terlalu berambisi “anak aku harus kaya anak artis itu”. Yang penting anak mom sehat.

-Batasi waktu ber-medsos
Say bye-bye to gadget di waktu tertentu, jadikan momen tersebut untuk ber-quality time dengan anak, bercerita, bernyanyi atau melakukan stimulasi. Terutama di jam-jam aktif si anak.

Yang penting mom jangan ikut stress ya. Memiliki anak yang sehat dan happy sudah lebih dari cukup kan mom?