Berkurangnya produksi ASI


Produksi ASI pada ibu menyusui dipengaruhi oleh hormon prolaktin. Hormon ini berperan sebagai pelancar aliran darah menuju kelenjar payudara sehingga merangsang sel-sel yang memproduksi ASI dapat terus lancar. Hormon ini dapat dihasilkan jika nutrisi ibu menyusui tercukupi. Namun jika ibu stres saat menyusui, nafsu makan pun akan berkurang dan cenderung ingin melampiaskan pada makanan yang kurang bernutrisi. Inilah yang bisa mengakibatkan berkurangnya ASI jika ibu stres saat menyusui.

source: https://www.yahoo.com/beauty/woman-asked-to-leave-baby-gym-class-for-breastfeeding-124127033.html


 



Terhambatnya Aliran ASI


Kelancaran aliran ASI dipengaruhi oleh hormon oksitoksin atau yang disebut juga dengan hormon cinta. Hormon oksitoksin ini hanya bisa dihasilkan ketika ibu menyusui sedang dalam perasaan bahagia, tenang dan nyaman. Jadi saat stres, hormon stres akan lebih banyak dihasilkan tubuh sehingga menghambat munculnya hormon oksitoksin, dan berakibat pada terhambatnya aliran susu. ASI yang dihisap pun akan sedikit keluar dan bayi akan kekurangan pasokan ASI.

source: https://www.breastfeedingbasics.com/qa/can-stress-decrease-my-breast-milk-supply


 

baca juga


Daya Tahan Tubuh Berkurang
Saat sedang stres, daya tahan tubuh akan berkurang dan kamu akan lebih mudah terserang penyakit seperti anemia. Tubuh yang sedang sakit tidak akan bisa menghasilkan ASI secara maksimal. Produksi ASI pun lagi-lagi akan terhambat.
source: http://tips-sehat-keluarga-bunda.blogspot.co.id/2014/06/tips-menyusui-bayi-saat-ibu-sakit.html?m=1

Nah, ternyata pengaruh stres saat menyusui berdampak pada jumlah dan kelancaran aliran ASI, ya. Jadi mulai sekarang kamu harus menghilangkan segala perasaan takut, cemas dan panik saat menyusui. Cobalah untuk lebih rileks, dan menikmati masa-masa berharga saat menyusui si kecil!