Hari bahagia sang ibu menunggu 9 bulan lamanya sangat di nantikan para calon ibu. Nah saya pun mau berbagi pengalaman tentang persalinan yang rasanya sangat nikmat itu.

Persalinan normalpun kini dapat dilakukan berbagai cara. Variasi persalinan normal zaman sekarang ada berbagai cara , seperti : 

1. Persalinan Normal Alami
Persalinan normal alami adalah persalinan yang dilakukan oleh seorang ibu tanpa dibantu apapun. Mengejan dengan menunggu pembukaan sempurna terlebih dahulu. Rasa mules ketika pembukaan 8-10 pun terasa dalam waktu 30 detik sekali. Persalinan normal alami ini terbagi dalam 2 macam yaitu persalinan normal alami non epidural & persalinan normal alami epidural. Letak dari perbedaan dari persalinan alami non epidural & persalinan alami epidural adalah jika persalinan alami non epidural merupakan persalinan yang tidak dibantu media apapun (menunggu pembukaan sempurna lalu mengejan dengan kode dari bidan/dokter) namun jika persalinan alami epidural merupakan persalinan yang dibantu dengan menyuntikkan obat untuk meredakan rasa sakit akibat kontraksi yang terus menerus datang. Untuk sekarang epidural biasa di sebut dengan "suntik ILA". Dengan suntik ILA sang ibu akan merasakan kontraksi ringan sehingga membantu ibu untuk melahirkan sang buah hati dengan nyaman/tanpa rasa sakit.

2. Persalinan Normal Induksi
Persalinan normal induksi merupakan bantuan untuk para ibu ketika pembukaannya lama untuk bertambah. Jika pembukaan demi pembukaan rentang jaraknya hampir 2-3 jam tidak bertambah, biasanya dokter/bidan menyarankan untuk di induksi. Induksi dalam persalinan merupakan cara yang cepat untuk proses persalinan. Tentunya efek dari induksi tersebut sangat cepat dan rasanya lebih sakit dibandingkan persalinan secara normal alami. 



Faktanya Persalinan Normal Induksi seperti apa ? 

Sedikit berbagi pengalaman dengan para moms, saya seorang ibu yang mempunyai satu anak dengan melahirkan secara normal induksi. Pada hamil 36 minggu saya jalan-jalan keliling komplek rumah. Setelah sampai rumah saya mengalami flek dan saya dibawa kerumah sakit jam 8 malam. Saat itu di CTG dan periksa dalam ternyata sudah pembukaan 2 dan disarankan tidak pulang kerumah karena rentang kontraksinya sudah sering. Kami pun akhirnya bermalam di rs. Jam 2 pagi kontraksi makin sering dan saya meminta suami untuk panggil suster, saat itu diperiksa dalam lagi dan ternyata masih pembukaan 2. Sayapun sudah hopeless karena kontraksinya bikin lemes dan tidak bisa tidur. 

Besoknya (hari Jumat) saya terus jalan-jalan disekitar rs berharap pembukaan nambah. Setelah dicek suster jam 8 pagi sudah pembukaan 4. Dan jam 12 siang dokter berkunjung dan mengecek dalam bertambah menjadi pembukaan 6. Lalu dokter menyuruh saya untuk siap-siap ke kamar bersalin bersama suami. Jantung mulai berdebar-debar karena hari yang dinantikan telah tiba. Kondisi saya saat itu sedang kurang sehat disertai flu. Saat diruang bersalin sekitar jam 2 siang dokter mengecek lagi dan tenyata pembukaannya tidak bertambah. Masih tetap di pembukaan 6.

Akhirnya dokter menyarankan untuk di induksi karena rentang pembukaannya sangat lama. Akhirnya saya di induksi melalu infusan, selang 30 menit "rasa nikmat" itu menhantui saya hampir 20 detik sekali. Ajaibnya pembukaannya 7-8-9 berlangsung cepat dan bu bidan mengatakan jangan mengejan dahulu sampai pembukaan sempurna dan sampai dokter datang. Rasanya mules banget seperti sedang menginginkan pup. Tepat dipembukaan 9 saya teriak "bu bidan, saya tidak kuat lagi .. mau mengejan". Akhirnya diperbolehkan mengejan tapi tidak membuahkan hasil karena pembukaannya belum sempurna. Setelah dokter datang saya diberi kode mengejan karena pembukaan sudah sempurna. Butuh 5 kali mengejan karena kondisi sayapun sedang flu jadinya susah untuk mengambil tarik nafas.


Terdengar suara tangisan bayi terdengar dan saya hanya terpana melihat bayi saya. Saya cuma bisa terdiam dan mengucap syukur dalam hati. Alhamdulilah dengan proses 20 jam mengalami kontraksi akhirnya lahir anak pertama saya ke dunia hari Jumat , jam 15.43. Dengan proses yang memakan waktu, memakan tenaga, dan memakan kesabaran berakhir di jam 4 kurang 7 menit. Rasa haru dirasakan dan tentunya seperti mimpi saya bisa melahirkan anak ke dunia ini.

Kalau ditanya sakit tidak melahirkan di induksi ? Jawabnya adalah mulesnya gak berhenti-henti sampai anaknya lahir. Tapi di induksi adalah cara untuk kita cepat bertemu sang buah hati. Rasa sakit dan mulesnya akan terbayar setelah melihat si kecil. So, buat mommy-mommy yang akan menghadapi persalinan dengan cara persalinan alami maupun persalinan alami induksi. Semangat dan jaga kesehatan. Karena butuh tenaga yang luar biasa untuk melahirkan sang buah hati 😊😊