Buat moms yang punya anak introvert atau perlu menjelaskan mengenai kondisi perpisahan dengan pasangan atau ingin membantu anak yang sedang kehilangan sahabat peliharaannya... buku ini recommended banget loh!

Image result for buku apa kamu punya rahasia
Alasan kenapa saya berani rekomendasikan buku "Apakah kamu punya rahasia?"
1. Anak saya suka buku ini. Anak saya yang pertama itu... tidak segemar adiknya dalam membaca. Jadi... klo ada buku lumayan tebel (180 halaman) yang bisa bikin doi kepincut... buku itu pasti istimewa.
2. Bahasanya mudah dicerna anak, dari yang usia belum bisa membaca sampe yang udah tua kayak sayyah masih merasa nyaman mencerna tulisannya Jennifer Moore-Mallinos & Nuria Roca itu. Tentu saja sang penterjemah (Meliana Simamora & Veronica Sri Utami) juga ambil bagian yang tidak kalah besar dalam hal ini. Karena kadang-kadang kita baca yang english version oke, tapi kok begitu yang terjemahan ga seasyik itu. Klo buku ini... saya rasa cukup oke.
3. Gambar-gambarnya menarik dan relevan dengan cerita. 
Image result for buku apa kamu punya rahasia
4. Warna-warninya menarik anak.
5. Ada panduan bagi orangtua disetiap akhir cerita.
6. Dan yang cukup jadi kelebihan adalah harganya ga mahal (sekitar 20rb-an). Full-colour dengan tebal 180 halaman, apalagi isinya memang bagus... harga segitu rasanya too good to be true :B

Apa saja isi buku tersebut?
Daftar isi buku:
1. Ibuku Juga bekerja.
Chapter ini membantu anak memahami bahwa banyak alasan yang mendorong keputusan keluarga yang kedua orang tuanya bekerja di luar rumah. Saya merasa cerita ini sangat membantu saya menjawab pertanyaan si Abang 2,5 tahun yang lalu (saat itu usianya 3 tahun). Waktu itu dia selalu complain tiap kali saya berangkat kerja, kadang dengan mata berkaca-kaca dia memohon supaya saya tidak perlu berangkat kerja. 
2. Apa kamu merasa malu?
Chapter ini amat sangat cocok dengan anak pertama saya yang memang amat sangat pemalu dan introvert. Saat kami membaca cerita ini, si Kakak tampak memahami bahwa perasaan malu akan hilang sedikit demi sedikit jika dia belajar menerima keadaan dan belajar mengekspresikan diri sedikit demi sedikit.
3. Ketika Orangtuaku Lupa Bagaimana Caranya Berteman.
Chapter ini membantu anak memahami apa yang terjadi saat orangtua mereka berpisah dan bahwa semua itu bukanlah kesalahan si anak. Lucu juga efeknya sama anak saya, si Abang kadang suka ngeledekin saya klo saya sedang kurang friendly, dia bilang "Bun, bunda lupa ya caranya berteman?". 
4. Apa Kamu Punya Rahasia?
Chapter ini juga merupakan favorit si Kakak. Cerita ini mendorong anak berani untuk menceritakan rahasia yang membuat mereka sedih atau takut. Membantu sekali bagi kondisi anak yang mengalami child abuse atau di-bully. 
5. Aku Ingat.
Nah... klo chapter ini, baru favoritnya si Abang... dia mah sangat suka hewan... dan cerita ini "hewan" banget... hehehe. Kisahnya cukup sedih dan membuat saya cukup berkaca-kaca loh...membantu anak mengatasi rasa dukacita saat kehilangan "sahabat hewannya" atau bisa juga mempersiapkan mental mereka bila harus kehilangan orang-orang yang mereka sayang. Setelah baca cerita ini, kami ngobrol banyak dan panjang mengenai "kematian". That's really positive quality time yang saya yakin meningkatkan emotional intelligent anak-anak saya.
Image result for buku apa kamu punya rahasia
6. Adikku Autistik
Chapter ini dapat membantu mendeskripsikan kenyataan yang dialami anak autistik dan saudara kandungnya setiap hari. Cerita ini dapat mendorong anak-anak belajar untuk sabar, pengertian, dan toleransi saat berhadapan dengan teman yang autistik. Saya dan anak-anak kebetulan belum pernah bersinggungan langsung dan intensif dengan anak berkebutuhan khusus, sehingga cerita ini hanya kami baca namun belum pernah "praktek lapangan".

Nah... Moms, bagaimana menurut moms sekalian? Please share... bagaimana pengalaman moms setelah membaca buku ini :)