Foto Kelahiran Si Kecil
 

Buatlah Konsep


Sebelum momen kelahiran, pastikan kamu sudah membuat konsep dasar untuk foto-foto si kecil yang kamu inginkan. Contohnya adalah foto saat si kecil baru diangkat oleh dokter, saat skin to skin pertama kali dengan sang ibu, dan sesudah di mandikan. Untuk mengatasi panik, mintalah seseorang untuk mengingatkan pengambilan foto sesuai konsep yang sudah kamu rencanakan.
 

Buatlah Konsep
source: http://www.snuggleroo.co.za/


 

baca juga

Siapkan Kamera


Mendekati hari H, jangan lupa untuk terus memastikan kamera dalam keadaan siap. Periksa kembali kapasitas memori, baterai, hingga kejernihan lensanya. Jangan sampai kameramu ternyata tidak dalam keadaan siap sehingga hasil foto menjadi kurang baik.
 

Siapkan Kamera
source: https://www.bubhub.com.au/


 

Kuasai Teknik Dasar Pemotretan


Pelajari semua pengaturan kamera untuk dapat menyesuaikannya dengan keadaan kamar persalinan. Perhatikan beragam pengaturan seperti white balance, exposure, dan ISO. Kamu dapat berlatih beberapa hari sebelum persalinan agar dapat mengambil foto yang bagus dan berkesan.
 

Kuasai Teknik Dasar Pemotretan
source: http://www.wholeparentingfamily.com/


 

baca juga

Perhatikan Bagian-Bagian Penting


Jangan hanya terfokus pada pengambilan wajah si kecil. Cobalah untuk mengambil beberapa gambar tangan, kaki, dan telinganya. Mengabadikan bagian tubuh mungil si kecil akan memberikan kesan tersendiri saat dikenang di masa depan.
 

Perhatikan Bagian-Bagian Penting
source: https://blogs.babycenter.com/


 


Sesi Foto Si Kecil

Setelah mengabadikan foto kelahirannya, kamu dapat mempersiapkan sesi foto si kecil layaknya fotografer profesional dengan memerhatikan hal-hal berikut ini :

  • Perhatikan perlengkapan konsep foto. Untuk mendukung konsep foto, kamu perlu untuk mempersiapkan beragam perlengkapan untuk si kecil. Mulai dari pakaian yang digunakan, nuansa kasur atau karpet, aksesoris, hingga mainan si kecil.
  • Gunakan pencahayaan alami. Kenali waktu-waktu dengan pencahayaan terbaik untuk memastikan kamu dapat mengambil foto dengan bagus.
  • Hindari pose-pose berisiko. Pose berisiko seperti bayi menopang dagu lebih baik kamu hindari mengingat kamu bukanlah ahli dalam fotografi bayi. Cukup gunakan pose-pose natural seperti tengkurap.
  • Gunakan shutter speed untuk memastikan kamu mengambil banyak foto. Ekspresi bayi yang tidak dapat diprediksi dapat tertangkap dengan baik menggunakan teknik ini.

 
Perhatikan Bagian-Bagian Penting
source: https://www.colesclassroom.com/


Nah, itulah beberapa teknik foto bayi baru lahir yang perlu ayah kuasai agar dokumentasi momen awal kehidupan si kecil dapat tertangkap dengan baik.