Penyakit kuning merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh bayi-bayi yang baru lahir akibat penumpukkan bilirubin atau pigmen kuning dalam darah. Pada dasarnya, penyakit ini wajar terjadi jika masih tergolong ringan, yaitu hanya menyebabkan munculnya warna kuning pada kulit bayi (tidak sampai telapak tangan dan kaki) lebih dari 24 jam setelah waktu kelahiran, serta hanya berlangsung selama kurang dari 12 hari.

Tetapi, jika penyakit kuning sudah tergolong patologis, yaitu munculnya warna kuning pada kuit bayi hingga mencapai telapak tangan dan kaki sejak hari pertama ia dilahirkan hingga berusia lebih dari 2 minggu, serta pup bayi berwarna pucat, maka penyakit kuning ini harus segera ditangani oleh tim medis.

Nah, tentunya, Beautynesian ingin mengetahui penyebab bayi kuning setelah lahir bukan? Jadi kamu bisa mengetahui hal yang mungkin bisa kamu lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit kuning. So, let’s check this out!


 

source: http://b4tea.blogspot.co.id/2014/11/why-new-born-baby-got-jaundice-what-is.html

"Penyakit Kuning Jenis Normal"

baca juga
source: https://kullabs.com/classes/subjects/units/lessons/notes/note-detail/9441

'Penyakit Kuning Jenis Patoogi"


1. Lahir Prematur


Penyebab bayi kuning setelah lahir mayoritas karena bayi lahir prematur. Jika Beautynesian melahirkan secara prematur, kamu harus siap dengan kemungkinan munculnya penyakit kuning pada bayimu. Bayi yang lahir prematur atau saat usianya kurang dari 37 minggu, berpotensi memiliki organ tubuh yang belum berkembang secara sempurna, salah satunya organ hati. Organ hati yang belum berkembang secara matang itu tidak dapat bekerja secara sempurna dalam mengurai bilirubin atau pigmen kuning dalam darah yang terbentuk ketika proses pemecahan sel-sel darah merah. Akibatnya, zat bilirubin tersebut akan menumpuk dalam darahnya dan membuat si bayi mengalami sakit kuning,

baca juga

Golongan Darah yang Tidak Sesuai


Ketidakcocokkan golongan darahmu dengan bayimu (misalnya golongan darahmu O sedangkan bayimu bergolongan darah A) dapat memicu terjadinya sakit kuning lho, Beautynesian. Ketidakcocokkan golongan darah ini akan membentuk antibody yang dapat menghancurkan sel-sel darah merah sehingga produksi bilirubin menjadi meningkat tajam. Akibatnya, zat bilirubin akan menumpuk dalam darah dan membuat kulit bayimu menjadi kuning.

Kurang Konsumsi ASI


Penyebab lain terjadinya penyakit kuning ialah kurangnya konsumsi ASI. Padahal ASI dapat meningkatkan sistem imun si bayi lho Beautynesian!

Kurangnya Enzim


Kurangnya enzim glukosa 6 phospate dehydrogenase pada aliran darah si bayi akan membuatnya sulit mencegah kerusakan sel-sel darah merah pada tubuhnya. Enzim bisa didapatkan dari konsumsi gizi yang cukup dan seimbang selama masa kehamilan. 

Kerusakan Hati


Kerusakan hati merupakan penyebab terjadinya penyakit kuning patologis. Hati bayi yang telah rusak  tentunya tidak dapat berfungsi dengan maksimal, sehingga zat bilirubin tidak akan terurai dan semakin menumpuk.