1. Disentri

Disentri merupakan infeksi pada usus yang menyebabkan diare yang disertai darah atau lendir. Peyakit anak ini umumnya banyak dialami pada anak usia balita. Penyebabnya yakni infeksi kuman Shigella (Disentri basiler) dan parasit Entamoeba histolitiyca (disentri amoeba). Gejala disentri pada anak 1 tahun biasanya demam dan ada gejala sakit perut ketika BAB dan kondisi feses berlendir dan berdarah. Untuk mengatasinya, moms memberinya ASI secara terus menerus untuk membunuh kuman di dalam tubuh Si kecil. 

source: https://livestrongcdn.com

2. Pneumonia

Pneumonia merupakan infeksi yang terjadi pada paru paru yang menyebabkan paru paru memiliki kantung udara yang berisikan cairan. Infeksi bisa terjadi karena disebabkan oleh bakteri dan virus. Biasanaya yang berisiko tinggi terkena infeksi ini adalah anak-anak di bawah 2 tahun dan orangtua. Nah, gejala pneumonia diantaranya pernapasan yang cepat sampai kegagalan pernapasan. Jika pneumonia terjadi setelah bayi lahir, gejalanya akan timbul secara bertahap dan disertai dengan turun-naiknya suhu tubuh.

source: http://www.autoimuncare.com
baca juga

3. Kejang 

Gangguan kesehatan seperti kejang memang sering dialami bayi usia 1 tahun dan biasanya disertai dengan panas tinggi. Gejala kejang demam suhu badan menjadi tinggi, menatap dengan melotot, tubuh yang bergetar dan otot-otot menjadi kencang serta kaku. Jika menghadapi kondisi ini jangan tahan kejang anak dan letakkan ia dipermukaan yang aman seperti kasur atau karpet. Segera bawa anak ke rumah sakit jika jika kejang terjadi lebih dari 10 menit.

source: https://www.sciencedaily.com

4. Ruam Kulit 

Ruam merah pada kulit bayi memang sering terjadi dan biasanya disebabkan oleh penggunaan popok yang terlalu lembab dan juga bisa dari pakaian. Penyakit anak ini ditandai dengan munculnya jerawat merah atau bintik merah di area bokong hingga alat kelamin. Saat kondisi ini moms wajib menghindari penggunaan tisu basah karenaa dapat menyebabkan peradangan bertambah parah. Sedangkan ruam yang diakibatkan dari pakaian adalah karena bahan pakaian yang tak cocok dengan kulit si kecil. Untuk mengatasinya moms bisa menggunakan cream ruam khusus bayi atau membawa Si kecil ke dokter. 

source: https://webmd.boots.com