Pertumbuhan yang Tidak Maksimal

As we know, ciri yang paling terlihat dari anak kurang gizi ialah pertumbuhan tubuhnya yang tidak maksimal. Si Kecil akan mengalami kondisi dimana berat dan tinggi badannya berada di bawah batas normal, sehingga ukuran tubuhnya akan lebih kurus dan pendek dibandingkan teman sebayanya yang kebutuhan gizinya terpenuhi dengan baik.

Untuk kondisi yang lebih parah, si kecil bahkan akan terlihat tidak memiliki daging, dimana hanya terdapat kulit tipis yang melapisi susunan tulangnya. Kondisi ini dikenal dengan nama Marasmus. Di sisi lain, kondisi kurang gizi yang tergolong parah juga ditandai dengan tubuh anak yang terlihat membengkak, seperti pada area perut dan kepala, yang dikenal dengan nama Kwashiorkor.

source: http://blog.zisboombah.com/2012/04/06/skinny-kids-moms-reveal-issues-they-face-every-day/



Perkembangan Intelektual Tidak Maksimal

Kekurangan gizi juga bisa dilihat dari sisi intelektual Si Kecil lho Beautynesian. Anak yang kekurangan gizi akan mengalami perkembangan intelektual  dan perilaku yang lambat, seperti sulit memahami ucapan atau hal-hal yang kamu ajarkan, sulit konsentrasi, dan memiliki daya ingat yang tergolong lemah.

source: http://www.greatschools.org/gk/articles/helping-kids-focus/
baca juga



Munculnya Gangguan Penglihatan

Jika Si Kecil mengatakan bahwa ia tidak dapat melihat dengan jelas tulisan di papan tulis sekolahnya, wah Beautynesian harus waspada! Mengapa? Karena itu salah satu ciri bahwa anakmu menderita kurang gizi. Gangguan penglihatan pada anak-anak memang mungkin terjadi karena faktor keturunan, tetapi dapat juga loh menjadi tanda bahwa Si Kecil kurang mengonsumsi vitamin A yang merupakan salah satu gizi penting bagi pertumbuhan dan perkembangannya.

source: http://www.finestglasses.com/landingpage/ways-to-get-your-kid-to-wear-glasses.html



Mudah Lelah

Kondisi Si Kecil yang kurang gizi juga dapat ditandai oleh kondisi tubuhnya yang mudah lelah dan lemas serta sikapnya yang malas bermain dengan teman-teman sebayanya. Hal ini disebabkan karena zat gizi yang dibutuhkan untuk memperkuat susunan otot dan tulangnya tidak terpenuhi, sehingga ia menjadi mudah lemas meskipun hanya sedikit melakukan pergerakkan. Kurangnya energi dan tenaga juga berperan penting dalam menciptakan kondisi ini lho, Beautynesian.

source: https://www.pinterest.com/bmoreinpa/ghd-norditropin/
baca juga



Tidak Memiliki Nafsu Makan

Beautynesian perlu waspada jika Si Kecil selalu malas makan bahkan ketika ditawari oleh makanan favoritnya karena hal ini bisa menjadi salah satu ciri bahwa ia mengidap kurang gizi lho. Tidak memiliki nafsu makan dapat terjadi karena sistem pencernaan Si Kecil yang tidak lagi bekerja secara maksimal akibat kurangnya zat-zat gizi yang berperan aktif dalam proses pencernaan. FYI, biasanya, si kecil yang tidak bernafsu makan juga mengalami muntah-muntah sehingga nafsu makannya akan semakin menurun drastis. Watch out ladies!

source: http://www.smiinky.com/7-reasons-why-your-kid-refuses-to-eat/



Bentuk Tulang yang Tidak Normal

Jika bentuk tulang kaki anakmu berbeda dari normal, seperti berbentuk O atau X dan bentuk betisnya yang melengkung, dapat dipastikan bahwa Si Kecil menderita kurang gizi, tepatnya kekurangan vitamin D yang berperan dalam pembentukkan tulang yang kuat.

source: http://www.compedgept.com/blog/archives/10-2015



Mudah Sakit

Si kecil mudah terkena sakit seoerti batuk, pilek, diare, dan demam? Well, it shows sign of malnutrition, dear.  Zat gizi penting seperti asam lemak esensial, magnesium, dan vitamin e dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh Si Kecil. Maka, jika kandungan gizi ini tidak cukup, sistem kekebalan tubuhnya akan menurun. That’s why your kid got sick easily!

source: https://todayhealth.today.com/_news/2013/02/13/16929498-schools-rethink-perfect-attendance-awards-in-bad-flu-season?d=1