1. Peningkatan Volume Darah

Saat kamu hamil, kandungan darah dalam tubuhmu akan bertambah dibandingkan saat sedang tidak hamil. Peningkatannya pun cukup signifikan, yaitu sekitar 50% dari volume darah saat tidak hamil. Kenaikan volume darah ini bermanfaat untuk memenuhi asupan gizi dan nutrisi janin. Dengan begitu, jantung juga akan bekerja lebih keras dari biasanya. Banyaknya volume darah yang harus dialirkan membuat jantung menjadi lebih keras dalam memompa darah. Itulah sebabnya, ibu hamil sering merasa berdebar meskipun tidak sedang melakukan aktivitas berat. 
 

source: https://www.checkpregnancy.com/


 


2. Progesteron

Hormon progesteron pada ibu hamil mempunyai mekanisme tubuh yang mempengaruhi kerja jantung. Salah satunya adalah membuat jantung bekerja memompa darah menjadi lebih cepat sehingga menimbulkan detak dan denyut jantung yang kuat. Dengan kata lain, mekanisme ini berkaitan erat dengan volume darah yang meningkat dan perlu dialirkan lebih deras khususnya pada area rahim.
 

source: https://www.livestrong.com/


 

baca juga


3. Cemas dan Stres

Saat periode kehamilan, seorang wanita hamil akan mudah mengalami mood swing. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan kecemasan atau level stres yang dirasakan. Kondisi ini memicu peningkatan kerja jantung sehingga membuat frekuensi detak jantung dan denyut nadi juga ikut bertambah. Untuk itu, sering-seringlah melakukan refreshing dan relaksasi utnuk mengurangi beban pikiran dan kekhawatiran yang berlebih.
 

source: http://www.thehealthsite.com/


 


4. Kadar Hemoglobin Rendah

Terakhir, penyebab jantung berdebar pada ibu hamil juga dapat berasal dari kadar hemoglobin (Hb) yang rendah. Kondisi ini lebih populer dikenal dengan sebutan anemia. Hb yang rendah mengakibatkan menurunnya kadar oksigen yang dibawa ke seluruh tubuh, termasuk rahim. Akan tetapi, apabila Hb terlalu rendah, maka jantung akan bekerja lebih keras untuk mengoptimalkan pengangkutan oksigen dan nutrisi ke dalam rahim untuk supan gizi janin. Jadi, jangan heran apabila jantungmu berdetak lebih kencang dari biasanya. 
 

source: https://hellodoktor.com/


Itulah beberapa hal yang dapat mengakibatkan detak jantung dan denyut nadi seorang ibu hamil dapat menjadi lebih kencang dan cepat. Akan tetapi, segera konsultasikan pada dokter apabila kamu memiliki riwayat keturunan penyakit jantung untuk mengetahui detail kondisi yang terjadi. Semoga bermanfaat, Moms!