Halooo ibu-ibu muda di seluruh nusantara, sudah kenal kan ya dengan istilah mom-petition? Itu lho, istilah yang digunakan untuk menggambarkan kompetisi di kalangan ibu-ibu, dimana masing-masing saling membanggakan anaknya, membanding-bandingkan tumbuh kembangnya, merasa paling benar tentang gaya parentingnya, dan lainnya. Disekitar kita, tanpa disadari banyak banget terjadi mompetition. Tanpa disadari lho ya. Mungkin saja aku atau kalian semua juga pernah terlibat mompetition dengan tetangga atau ibu-ibu lainnya. Terutama banget terjadi pada ibu-ibu muda jaman now alias jaman sekarang, dimana semua Ibu pastinya berlomba-lomba yang terbaik.

Tau gak sih, moms? Mom-petition itu sebenernya adalah hal yang sederhana loh, bisa berupa obrolan biasa hanya saja melibatkan :

Anak ASI vs anak sufor

Lahiran normal vs sesar

Anak gemuk vs anak kurus

Anak doyan makan vs anak susah makan

Anak udah bisa tengkurap vs belum

Anak bisa jalan vs belum bisa jalan

Anak udah lancar bicara vs belum bisa

Anak mpasi homemade vs mpasi instant

Ibunya bekerja vs ibu rumah tangga

Diasuh ibu vs diasuh nanny

Dan masih banyak perbandingan-perbandingan lainnya yang menjadi topik pembicaraan ibu-ibu. Mom pernah mengalaminya gak? Duh, sejujurnya waktu baru-baru lahiran, aku merasa banget hal-hal kayak gini tu beneran ada lho moms. Aku pikir ini gak bakal terjadi ternyata ini memang REAL bakal terjadi disekitar kita tanpa disadari. Mom yang belum jadi ibu atau baru akan jadi ibu, sebaiknya siapkan mental deh untuk menghadapi mompetition ini karena ini BAKAL TERJADI di kalangan ibu-ibu!!!

 

Aku pribadi sebenarnya udah sedemikian cara deh untuk menghindari yang namanya mom-petition ini. Beneran mom, sejak hari pertama menjadi ibu, aku bahkan samasekali gak ingin terlibat mom-petition dengan siapapun. Hanya ingin fokus dengan tugasku sebagai ibu aja. Titik. Gak pake ada mom-petition atau mom-war alias perang antar ibu. Tapi OH MY GOD ternyata sekuat apapun kita hindari, mompetition itu tanpa disadari ya kita bisa terlibat didalamnya. Contoh kecil aja misal berawal dari pertanyaan ibu lain soal berat badan anak ku, kemudian dia membandingkan dengan anaknya, kemudian aku membela dengan penjelasan yang menurutku benar, kemudian dia terus membandingkan soal susu yang dia kasih, atau soal makanan, dan jadi panjaaaaaaaaaang bangeeeetttt obrolan nya kemana-mana, which is semakin gak sehat berbicara nya. Padahal awalnya sepele kan ya hanya tanya berat badan aja. Hmm... kalau diingat-ingat ya moms, dari awal mula aku jadi ibu, banyak banget obrolan yang tanpa disadari adalah sebuah mom-petition. Mau tau apa aja? Simak di PART 2 nya ya tentang pengalamanku soal mom-petition :)