Assalammualaikum
 

Hai Bu,

Bagaimana kabar Ibu disana ? Aku selalu menitipkan rinduku lewat do'a kepada Tuhan. Aku tau Tuhan akan menyampaikannya karena  hanya Tuhan yang tidak akan berkhianat. Maafkan aku Bu belum bisa menjadi wanita dewasa yang seutuhnya aku selalu saja merengek, aku selalu saja bercerita sambari menangis kepada Tuhan bahwa aku merindukan Ibu sosok yang hampir saja aku lupa bagaimana rasanya mempunyai seorang Ibu.



Hari ini tanggal 21 Desember 2017 dan besok tanggal 22 Desember aku akan bertemu lagi di Hari Ibu hari dimana aku tidak pernah merasakan kehadirannya sudah sejak 13th yang lalu. Hari dimana semua orang berfoto bersama dengan Ibunya untuk merayakan hari Ibu, hari dimana semua orang mengucapkan dan memberi hadiah untuk Ibunya. Hampir semua sosial media bercerita tentang mereka dengan keakraban bersama Ibunya masing-masing. Lalu aku? Aku hanya bisa melihat beberapa foto usang Ibu. Ah... Aku iri, aku iri dengan mereka yang dengan bebas menggenggam tangan Ibunya, mencium pipi Ibunya tapi aku bisa apa aku hanya bisa melampiaskan rasa rinduku lewat do'a-do'a ku. Sepertinya besok akan menjadi hari yang panjang dan aku akan puasa berselancar bersosial media karena sepertinya aku cemburu.

Oh iya Bu sekarang aku sudah menikah dan menjadi seorang Ibu lo, Ibu sudah jadi Eyang Uti ya sekarang tapi sayangnya Ibu gak bisa memeluk atau bahkan mengajak anakku bermain tapi enggak apa-apa Bu mungkin Ibu sudah melihat kebahagianku dari sana ya. Aku baru belajar menjadi seorang Ibu menjadi sosok Ibu yang penuh kasih sayang dan penyabar untuk anak dan suamiku.

Untuk kalian yang sama sepertiku jangan khawatir dan selalu do'akan Ibu kita di Surga ya semoga kita selalu menjadi anak yang pandai bersyukur. Dan untuk kalian yang masih mempunyai Ibu jaga mereka, dengarkan keluh kesah mereka, berikan kebahagiaan di Hari Tua mereka. Karena Kasih Ibu Sepanjang Masa ❤