1. Tidak Menakut-nakuti Anak

Selama ini mungkin secara tidak sadar ada orang dewasa yang sering menakut-nakuti anak dengan dokter dan jarum suntik. Padahal, hal seperti itu hanya akan menambah ketakutan anak dengan proses suntik-menyuntik. Sebenarnya, disuntik itu tidak semenyakitkan itu kan, Moms? Sebaiknya, Moms jangan pernah menakut-nakuti anak, apalagi dengan ancaman kalau tidak nurut nanti disuntik. Kalau ada orang dewasa lain yang masih menakut-nakuti si kecil dengan kata-kata itu, sebaiknya juga Moms ingatkan ya. Karena anak yang sering ditakut-takuti bisa tumbuh menjadi anak yang penakut.

source: https://www.naturalnews.com/flu.html

2. Beri Pengertian

Sebelum mengajak anak ke dokter untuk disuntik, entah itu untuk keperluan vaksinasi atau cek darah, sebaiknya Moms selalu mem-briefing anak. Hal ini supaya anak tidak kaget dan ada persiapan mental dari diri anak. Anak yang telah siap secara mental biasanya relatif lebih tenang saat akan disuntik, sehingga tidak akan menimbulkan tangisan histeris atau sejenisnya. Sebaiknya Moms dalam memberikan pengertian juga harus jujur, jangan pernah ada kebohongan atau kesan untuk mengecilkan perasaan takut anak. Moms bisa mengatakan, "Kak, nanti sore kita akan mengunjungi dokter untuk vaksin ya. Nanti Kakak akan disuntik. Memang awalnya bikin kaget dan sakit sedikit Kak, tapi Mama akan selalu di samping Kakak kok." Briefing seperti ini akan lebih menguatkan anak lho, Moms.

source: https://newsie.co.nz/news/20457-talking-to-kids-of-parents-mental-illness.html
baca juga

3. Pretend Play

Si kecil suka bermain pura-pura atau pretend play? Kenapa tidak menggunakan hobi si kecil untuk menguatkannya saat akan ke dokter, Moms? Moms bisa bermain pura-pura dengan lakon dokter-dokteran bersama si kecil. Dalam permainan peran ini, Moms dan si kecil bisa mendapat banyak manfaat yang salah satunya adalah mengenalkan profesi dokter sehingga si kecil tidak takut lagi saat akan diajak ke dokter.

source: http://wisieforkids.blogspot.com/2011/10/raising-children-who-are-afraid-of.html

4. Alihkan Perhatian

Saat sudah tiba di klinik dokter dan akan disuntik, Moms harus mendampingi si kecil. Moms bisa memangkunya, menceritakan kisah lucu, atau mengajak si kecil bercanda untuk mengurangi kecemasannya akan proses injeksi. Hal ini berguna untuk mengalihkan perhatian si kecil sehingga si kecil tidak terlalu menangis histeris saat jarum suntik itu menyentuh kulitnya.

source: http://helpmegrowutah.blogspot.com/2015/08/how-to-prep-your-child-for-doctors-visit.html
baca juga

5. Tunjukkan Wajah Ceria

Terpenting dari itu semua, dalam mengajak si kecil ke dokter untuk vaksinasi, Moms harus menunjukkan wajah ceria. Karena anak itu sangat sensitif dengan bahasa tubuh Moms. Bagi anak, Moms berkata jangan takut, jangan cemas, jangan khawatir, namun wajah Moms menunjukkan ekspresi tegang dan khawatir, maka bahasa tubuh itulah yang akan terbaca oleh anak, sehingga mereka menjadi makin takut. Jadi sebaiknya, Moms harus memaksakan diri berwajah ceria dan tenang. Hal ini akan meningkatkan keberanian mereka saat akan disuntik, Moms.

source: https://today.uconn.edu/2016/04/kidding-aside-chronic-pain-affects-all-ages/

Nah, itulah 5 tips agar si kecil tidak takut disuntik lagi. Semoga dengan melakukan tips-tips itu si kecil tidak lagi takut saat akan disuntik ya, Moms! Selamat membujuk si kecil, Mommies!