1. Kelainan Kongenital

Katarak kongenital merupakan kondisi masalah mata pada anak yang terjadi karena bawaan sejak dilahirkan. Katarak pada bayi ini terjadi karena sejak anak berada dalam kandungan akibat dari lensa matanya tidak terbentuk secara sempurna. Jika dibiarkan terlalu lama, penyakit anak seperti katarak kongenital dapat menghambat penglihatan Si kecil dan bahkan yang lebih berbahaya juga bisa menyebabkan kebutaan. Nah, untuk itu, diperlukan operasi secepat mungkin untuk mengembalikan kondisi mata anak seperti semula. 
 

source: https://stockproject1.deviantart.com

2. Toksoplasma

Toksoplasma merupakan penyakit yang disebabkan parasit Toxoplasma gondii yang menginfeksi hewan berdarah hangat, termasuk manusia. Namun kucing merupakan sumber penularan utama ke manusia, oleh sebab itu ibu hamil sangat dilarang berhubungan langsung dengan kucing. Toksoplasma juga dapat menular dari ibu ke janinnya dengan memakan daging mentah (terutama kambing), dan kontaminasi tangan yang terkena kotoran binatang tersebut. 

source: http://www.kidspot.com.au
baca juga

3. Rubella

Salah satu penyebab katarak pada bayi adalah virus Rubella. Rubella sendiri merupakan campak Jerman, dimana ini merupakan penyakit menular atau infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah berbentuk bintik-bintik pada kulit. Pada ibu hamil, penyakit ini bisa menyebabkan kematian janin atau mata katarak yang dikenal sebagai sindroma rubella kongenital (CRS). Data WHO menyebut 100.000 bayi di dunia lahir dengan CRS setiap tahunnya. Tidak ada pengobatan khusus untuk rubella, namun penyakit ini dapat dicegah dengan vaksinasi. Nah, moms sebaiknya kamu melakukan vaksinasi saat hamil ya. 

source: http://allaboutvision.com

4.  Cytomegalovirus (CMV)

CMV merupakan virus umum yang juga dapat menginfeksi siapa saja tak terkecuali pada ibu hamil. Pada umunya ibu hamil idak menyadari terinfeksi virus ini karena jarang menimbulkan gejala. Namun, biasanya sistem kekebalan ibu hamil akan melemah. Infeksi CMV sering digabung dalam infeksi TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus,Herpes simplex). 

source: http://mramagazines.com