1. Persiapkan Semuanya

Weaning with love (WWL) dilakukan secara perlahan dan bertahap, di mana anak dan ibu merasa benar-benar siap untuk mengakhiri proses menyusui. Jadi bukan merupakan proses yang instan. Menerapkan WWL perlu persiapan yang matang, mulai dari mental ibu dan anak serta mengajak semua anggota keluarga berperan serta. Carilah informasi terkait WWL lebih dulu dan bagaimana penerapannya yang tepat. Lalu diskusikan dengan anggota keluarga. Moms juga memberitahukan kepada si kecil agar bekerja sama untuk mengurangi kebiasaan menyusunya secara perlahan. Hal ini wajib Moms lakukan agar si kecil tidak kaget nantinya. 
 

1. Persiapkan Semuanya
source: https://www.writelikenooneswatching.com


 

2. Kurangi Frekuensi Menyusui Secara Perlahan

WWL dilakukan dengan perlahan dan bertahap, bukan serta-merta langsung stop menyusui. Perlahan dan bertahap artinya Moms tetap menyusui tapi frekuensinya tak sebanyak sebelumnya. Misalnya kalau biasanya si kecil menyusu 5 hingga 6 kali dalam sehari, maka kurangi separuhnya menjadi 3-4 kali saja. Untuk mengalihkan perhatian si kecil meminta disusui, maka cobalah mengajak ia melakukan hal menyenangkan bersama, misalnya bermain dan mengajaknya jalan-jalan. Saat akan tidur, coba tidak memberikan ASI kepada anak dulu, karena salah satu parameter kalau menyapih akan berhasil adalah anak mampu tidur tanpa dibarengi dengan menyusu. 
 

2. Kurangi Frekuensi Menyusui Secara Perlahan
source: https://www.dermstore.com


 

baca juga

3. Dorong Anak agar Lahap MPASI

Menyapih dilakukan saat si kecil sudah bisa melahap makanan padat alias MPASI. Nah, coba dorong anak agar ia menikmati masa-masa MPASI. Beberapa yang bisa Moms lakukan adalah variasikan menu MPASI agar anak tidak bosan dan bisa menghabiskan semua makanan yang diberikan. Selain itu, ciptakan momen makan yang menyenangkan bersamanya. Jika anak lahap dan bisa menghabiskan makanannya, maka waktu menyusunya akan menjadi berkurang. Lama kelamaan, ia akan benar-benar berhenti dari proses menyusui. 
 

3. Dorong Anak agar Lahap MPASI
source: http://krjogja.com


 

4. Jangan Memaksa

Moms, jangan sekali-kali memaksa anak untuk berhenti menyusu ya, Moms! Pemaksaan malah akan berdampak buruk dan malah menggagalkan proses penyapihan. Jangan menolak saat anak meminta disusui. Lebih baik alihkan dulu perhatiannya dengan menawarkan hal lain, misalnya air putih, buah-buahan dan sebagainya. Kalau anak tetap keukeh meminta disusui maka tetap mengabulkan keinginannya. Selain itu, hindari membohongi anak dengan alasan seperti payudara sakit, ASI pahit dan lain-lain. Anak akan merasa sedih dan merasa bersalah karena gara-gara menyusu, payudara Moms jadi sakit.
 

4. Jangan Memaksa
source: https://www.mamanatural.com