Haloo Mommies,

Setiap orangtua pasti mengidamkan anak yang mandiri dong yah moms, apalagi anak masih kecil tapi sudah bisa pipis dan poop sendiri di toilet.Ternyata mengajarkan anak toilet training ga perlu menunggu anak sudah besar dan gak seribet yang kita bayangkan kok moms. Dan stop berpikir anak kecil atau anak batita tidak mengerti apa yang orangtua nya bicarakan. Faktanya anak batita dapat mengerti apa yang di bicarakan oleh si Ibu bahkan apa yang diajarkan atau dilihatnya dapat ditiru dengan baik  loh moms.
Pasti setiap orangtua memiliki goals sendiri untuk diumur berapa si anak dapat belajar atau lulus toilet training, nah mengajarkan anak toilet training sejak dini justru membuat si anak cepat mengerti dan lulus toilet training. 
Pada dasarnya, anak kecil masih belum memiliki pengetahuan apapun termasuk toilet training ini. Jadi, kita sebagai orangtua wajib mengajarkan pada anak kita bagaimana toilet training itu dan mengajarkan hal-hal baik lainnya. 

Berbekal ilmu pengetahuan dari internet campur pengalaman sendiri, puji Tuhan saya bisa mengajarkan Arthur toilet training hingga saat siang hari sudah bisa tanpa pampers, meskipun awalnyaaaa oemjiiiii gemes. Tapi balik lagi sabar yaaah buibu, anak-anak harus kita hadapi dengan sabar dan pantang menyerah, merdeka! Lahhh...
Oke saya mau bagi-bagi tips dikit nih ya, siapa tau bisa moms terapkan dirumah



Ajak anak ke toilet saat pagi hari
Nah, tiap pagi hari saat Arthur bangun tidur saya rajin membawa dia ke toilet. Saya mengajarkan Arthur pipis dan poop saat pagi hari. Meskipun awalnya Arthur bingung ngapain dibawa ke toilet pagi-pagi tapi perlahan dia mengerti bangun tidur jadwalnya pipis dan poop. Bagi mommies yang bekerja tidak sempat pada pagi hari juga bisa minta tolong nanny atau yang menjaga anak agar diterapkan ke toilet pada pagi hari. Mikirnya kayaknya ribet yah anak masih kecil pagi-pagi disuruh poop. Yakinlah moms anak pasti akan terbiasa jika dibiasakan atau diajarkan terus menerus.

Mengingatkan anak jika mau ke toilet
Bicara pelan-pelan dan baik pada anak jika hendak pipis atau poop segera bilang mau ke toilet ya. Arthur waktu saya ajarkan toilet training masih usia 18mo dan belum bisa bicara. Namun dia mengerti apa yang saya bicarakan dan dia memberikan tanda jika mau poop biasanya Arthur pegang-pegang pantatnya dan kalau mau pipis dia pegang bagian depan sambil tarik tarik celana hehe. Tadinya saya juga mau mengajarkan Arthur toilet training sedari umur 12mo, tapi apa daya saya masih bekerja saat itu. Dan daycare ditempat Arthur tidak bisa mengajari toilet training secara rutin setiap jam karena mengingat satu kelas banyak anak. Jadi kalau anak yang di tinggal dirumah bisa sekali diterapkan toilet training ini sedari dini.



Rutin membawa anak ke toilet

Nah biasanya ini nih yang terkadang saya pribadi awal-awalnya suka bolong-bolong kalau ngajarin Arthur pipis tiap jam. Tapi kalau saya malas kapan Arthur bisa pipis sendiri ya kan??Jadi biasanya saya membawa Arthur ke toilet 1 atau 2 jam sekali untuk pipis sampai dia mengerti dan hafal waktunya pipis hehe. Sebenernya sih bukan maksud dia harus pipis 1 atau 2 jam sekali tapi maksudnya biar dia paham kalau pipis ya ketoilet dan pipis sebelum kebelet banget. Jadi anak pasti akan buru-buru ke toilet untuk pipis sebelum anak kebelet.



Gimana moms, gampang kan untuk mengajari anak toilet training? Yang penting ada niat dan usaha dari para orangtua agar anaknya bisa mengerti akan toilet training hingga lulus toilet training sejak masih kecil.
Yang mau berbagi pengalaman dan tips boleh komen di bawah ya moms.

Semoga bermanfaat dan see you on my next post :)