Kelenjar Keringat Aktif Bayi Terletak di Kepalanya

Well, mungkin ini terdengar unik, tapi itulah faktanya, ladies. Jika orang dewasa memiliki kelenjar keringat yg paling aktif di daerah ketiak, lain halnya dengan bayimu. Kelenjar keringat bayimu yang paling aktif terletak pada area kepalanya. Sehingga, tidak mengherankan jika kepalanya berkeringat saat tidur, mengingat bayimu tidak menganti posisi kepalanya ketika tidur sebanyak ketika ia sedang terjaga, atau bahkan sama sekali tidak menrubah posisi kepala belakangnaya yang menempel pada bantal atau ranjangnya sepanjang malam.

source: http://www.boldsky.com/pregnancy-parenting/baby/2014/four-reasons-your-baby-head-is-sweating-040277.html



Bayimu Tertidur Pada Fase Terdalamnya untuk Waktu yang Lebih Lama

Pernyebab bayi berkeringat saat tidur yang kedua ialah bayi memiliki waktu yang lebih lama dibandingkan orang dewasa untuk jatuh tertidur pada fase tidur terdalamnya. Ketika berada di fase tidur terdalam ini, bayimu akan amat sangat nyenyak. Hal ini menyebabkan bayimu tertidur dengan tenang dan tidak bergerak atau berganti posisi, sehingga dapat membuat tubuhnya berkeringat.

source: https://www.babycenter.com/0_baby-sleep-habits-snoring-sweating-head-banging-and-more_1467374.bc?page=2
baca juga



Suhu Ruangan yang Panas

Selain dari faktor bayimu, bayi yang berkeringat ketika tidur bisa juga disebabkan oleh kondisi ruangan yang panas lho, Mom! Yup, kamu pasti ingin melindungi bayimu dari kedinginan, tetapi jangan sampai suhu ruangannya menjadi terlalu panas ya, karena itu dapat membuat bayimu dan kamu berkeringat. Ketika kamu berkeringat, tentunya kondisi ruangan akan semakin tinggi, sehingga bayimu yang sudah berkeringat akan semakin kepanasan dan berpotensi mengeluarkan keringat yang lebih banyak lagi. Jadi, untuk kebaikan bersama, terutama bayimu, pastikan bahwa suhu kamar tidur kalian tetap nyaman, tidak terlalu dingin ataupun terlalu panas, ya.

source: http://www.bbmundo.com/bebes/cero-seis/como-prevenir-las-enfermedades-por-el-calor/



Bayimu Memiliki Masalah Kesehatan

Nah, inilah penyebab yang perlu diwaspadai. Kondisi bayi yang berkeringat ketika tidur memang masih tergolong normal dan tidak membahayakan. Meski demikian, Beautynesian harus tetap peka dengan kondisi bayimu ya, terutama pada tanda-tanda tertentu yang mungkin ditunjukkan bayimu bersamaan dengan kondisi tubuhnya yang berkeringat ketika tidur. Mengapa? Karena, bayi yang berkeringat ketika tidur yang disertai beberapa gejala tertentu menunjukkan bahwa bayimu mengalami masalah kesehatan. Berikut ini penjelasan mengenai masalah kesehatan beserta gejalanya.
 

  • Hyperhidrosis
Tenang leadies, ini bukan penyakit serius kok. Hyperhidrosis mengacu pada kondisi bayi yang kerap berkeringat banyak pada kepalanya, tangan, dan kaki, serta dapat ditangani dengan ‘sweat management’. Well, kamu bisa cari tahu lebih detail mengenai term unik itu di search engine.
  • Penyakit Jantung Bawaan
Jika bayimu sering berkeringat banyak ketika tidur, makan, dan bermain, kamu perlu waspada karena bayi kecilmu mungkin berpotensi mempunyai penyakit jantung bawaan.
 
  • Sleep Apnea
Penyakit satu ini biasanya kerap terjadi pada bayi yang lahir prematur. Ditandai dengan kondisi bayi yang berkeringat sepanjang malam, disertai dengan kulit bayi yang membiru, pernafasan bayi yang berhenti sejenak hingga 20 detik, dan bunyi seperti bersiul yang dikeluarkan bayi ketika menghembuskan nafas. Jika bayimu mengalami gejala tersebut, baiknya segera konsultasikan ke dokter ya!
  • Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau Sindrom Kematian Bayi Mendadak 

Salah satu alasan paling umum dari SIDS adalah overheating atau kondisi bayi yang kepanasan. Jadi, sebaiknya kamu menjaga bayimu agar tidak kepanasan dan berkeringat ketika tidur ya, ladies.
 

source: https://monbaby.com/safesleep/expert-advice/apnea/