Berikan Bayimu Pakaian yang Anti Keringat

Pakaian yang tidak tepat kerapkali menjadi alasan mengapa bayimu berkeringat secara berlebihan. Oleh sebab itu, Beautynesian harus lebih peka dan bijak dalam memakaikan pakaian kepada bayimu. Pertama, sebaiknya kamu tidak memakaikan pakaian yang berlapis dan berbahan tebal di ruangan atau lingkungan yang panas, apalagi ketika bayimu tengah disusui, karena ketika menyusu, suhu tubuh bayimu sudah meningkat, dan akan semakin tinggi jika ia mengenakan pakaian berlapis. Pakaian berlapis cukup dikenakan jika bayimu berada di lingkungan dengan suhu yang rendah ya, ladies! Selain itu, kamu juga sebaiknya tidak memakaikan pakaian tang terbuat dari polyester pada bayimu karena bahan tersebut tergoong panas. 

Berikan bayimu pakaian yang terbuat dari katun yang adem ketika ia berada di lingkungan yang panas, sedangkan ketika berada di lingkungan yamg dingin, kamu bisa memakaikannya pakaian yg terbuat dari wol. Satu lagi, jangan biarkan bayimu menggunakan pakaian yang sempit ya, Beautynesian, karena pasti membuat bayimu berkeringat banyak. Jadi ya, pakaian ‘anti keringat’ adalah yang terbaik untuk mengatasi keringat yang berlebih dan membuat bayimu menjadi nyaman!

source: https://www.todaysparent.com/baby/

 



Gunakan Teknik Menyusui yang Tepat

Teknik menyusui yang salah juga berperan dalam menyebabkan bayimu berkeringat secara berlebihan ketika sedang disusui. Oleh sebab itu, ketika menyusui bayimu, pastikan bahwa kamu tidak menutup kepalanya dengan topi, karena kepala yang telanjang dapat mencegah meningkatnya suhu tubuh dan menjaga suhu tubuhnya tetap dingin. Selain itu, Beautynesian juga perlu mengganti posisi menyusui bayimu secara rutin, mungkin dipindahkan dari satu dada ke dada lain atau sekedar mengganti posisi tubuhnya, untuk mencegah tubuh bayimu dari suhu tubuh yang terlalu panas atau overheating.

source: https://www.theodysseyonline.com/breastfeeding-in-public
baca juga


 
Pastikan Suhu Ruangan Mendukung

Untuk mengatasi kondisi bayimu yang kerap berkeringat, Beautynesian juga perlu memperhatikan kondisi setiap ruangan di rumahmu yang ditinggali oleh bayimu. Kamu harus memastikan bahwa setiap ruangan tidak terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin, yang penting suhunya adem dan nyaman bagi si kecil. Selain itu, pastikan pula bahwa setiap ruangan yang ditinggali oleh bayimu memiliki ventilasi udara yang cukup, sehingga ruangan tidak akan menjadi lembab, panas, dan menyesakkan. Dengan begitu, potensi bayimu untuk berkeringat secara berlebihan akan semakin berkurang, ladies!

source: http://blog.villagetaways.com/luxury-family-getaway-cultural-ubud-bali/



Periksakan Bayimu Ke Dokter

Walaupun kondisi bayi yang berkeringat bukanlah hal yang berbahaya, Beautynesian tetap harus waspada jika bayimu berkeringat secara berlebihan. Mengapa? Karena hal itu bisa menjadi salah satu tanda jika bayimu memiliki masalah kesehatan, seperti penyakit jantung bawaan, demam, sleep apnea, hyperhidrosis, sindrom kematian bayi mendadak  dan hipertiroid.

Oleh sebab itu, sebaiknya Beautynesian segera membawa bayimu ke dokter spesialis jika bayimu berkeringat berlebihan yang disertai dengan gejala-gelaja sebagai berikut; bayi cepat merasa lelah dan menolak menghisap susumu sesaat setelah proses menyusui dimulai, bayi bernafas dengan cepat dan terengah-engah ketika menyusu, bayi menjadi lemah dan cepat tertidur bahkan saat kamu baru mulai menyusuinya, kulit bayi menjadi kebiruan ketika disusui, serta berat badan bayi yang meningkat secara tidak signifikan. Demi kesehatan bayimu, segera dibawa ke dokter ya, ladies!

source: http://goodstuffbuzz.com/baby-with-eye-tumor/