Bahagia rasanya jika melihat sang buah hati tumbuh menjadi anak yang cerdas dan sehat dengan berat dan tinggi badan yang seimbang. Tidak terlalu kurus atau gemuk. Karena itu, penting bagi para orangtua untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi berat badan anak yang kurang.

Cara mengatasi berat badan anak yang kurang memang terbilang susah-susah gampang. Para orangtua harus ekstra memperhatikan apa yang akan dikonsumsi Si Kecil terlebih jika ia sedang susah makan. Mengonsumsi makanan sehat dengan nutrisi yang tinggi adalah salah satu caranya.

Lalu, bagaimana cara mengatasi berat badan anak yang kurang? Berikut di antaranya:

Memenuhi Asupan Nutrisi


Nutrisi sangat dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak. Jika berat badan anak Ibu kurang, mungkin kurangnya asupan nutrisi yang ada di dalam tubuh Si Kecil. Oleh karena itu, pentingnya para orangtua mengetahui nutrisi apa saja yang dibutuhkan anak, seperti karbohidrat (nasi, roti kentang), protein (makanan hewani), vitamin dan mineral (buah dan sayuran) serta lemak untuk sumber energi dan zat yang berfungsi untuk melarutkan vitamin A, D, E, K.

source: http://www.joybauer.com/wp-content/uploads/2016/05/Kids-eating-veggies.jpg


 

baca juga

Makan Teratur


Memang sulit rasanya membuat anak teratur makan. Namun, disitulah tantangan terbesar yang harus para orangtua lakukan. Buatlah jadwal makan Si Kecil tiga kali sehari dengan dua kali makan selingan dan jangan pernah membiarkan Si Kecil melewatkan waktu makannya, karena berarti akan menghilangkan kesempatan anak untuk memperoleh asupan kalori yang cukup untuk melakukan aktivitas seharian. Tak lupa untuk selalu memberikan buah dan sayuran pada saat anak makan.

source: http://a57.foxnews.com/images.foxnews.com


 

Ajak Anak Membuat Makanannya Sendiri


Mengajak anak untuk membuat makanannya sendiri diyakini dapat membuat anak lebih memiliki nafsu makan. Oleh karena itu, ajaklah Si Kecil untuk menyiapkan makanannya sendiri. Saat ia memiliki nafsu makan, secara otomatis berat badannya pun akan bertambah.

 


 

baca juga

Mengajaknya Olahraga


Tidak hanya baik untuk kesehatan, olahraga juga dapat merangsang pertumbuhan otot anak, salah satunya adalah push-up. Tak hanya itu, olahraga juga dapat menstimulasi nafsu makan anak sehingga membuatnya ingin makan. Olahraga juga akan membuatnya haus, inilah kesempatan para orangtua untuk memberikan buah, sediakan jus segar murni sebagai pelepas dahaganya.

source: https://media.deseretdigital.com/file/d6ba5e4034.jpg?crop=top_3~left_0~width_1000~height_666&resize=width_300~height_200&c=12&a=e05c01e3

Perlu diketahui bahwa anak usia 2-3 tahun membutuhkan sekitar 1000 kkal per hari, sedangkan anak usia 4-8 tahun membutuhkan 1200-1400 kkal setiap harinya. Oleh karena itu, perhatikanlah jumlah kalori yang akan dikonsumsi anak jangan sampai justru membuat Si Kecil mengalami obesitas.