1. Pilih Salon yang Berkualitas

Sebelum memutuskan untuk melakukan manicure pedicure di salon,ada baiknya moms memilih tempat yang berkualitas dari segi produk yang digunakan, dan juga tempat yang bersih. Karena jika moms memilih salon dengan kualitas seadanya, dikhawatirkan produk yang mereka gunakan mengandung bahan kimia tinggi sehingga dapat membahayakan bayi dalam kandungan. Pokoknya pastikan produk yang digunakan aman untuk ibu hamil.

Manicure dan Pedicure Saat Hamil, Aman Enggak Sih? Ini Penjelasannya
source: http://www.clearwatercasino.com

2. Alat-alat yang Steril

Seperti diketahui, manicure dan pedicure merupakan salah satu perawatan kecantikan dengan risiko bahaya kesehatan paling tinggi apalagi bagi ibu hamil. Bakteri, jamur, bahkan penyakit Hepatitis C bisa tertular lewat penggunaan peralatan manicure atau pedicure yang tidak steril atau tidak dicuci menggunakan alat khusus setelah digunakan. Oleh sebab itu, moms mutlak memilih tempat manicure pedicure dengan kualitas baik dan tentunya dengan terapis yang berpengalaman menangani ibu hamil. 

Manicure dan Pedicure Saat Hamil, Aman Enggak Sih? Ini Penjelasannya
source: https://gouldsalonspa.com
baca juga

3. Perhatikan Cat Kuku yang Digunakan

Pemilihan cat kuku yang digunakan juga merupakan hal penting yang wajib moms perhatikan sebelum melakukan manicure pedicure. Sebagian produk untuk kuku, muali dari cat dasar, cat kuku, hingga pembersihnya, mengandung volatile organic compounds (VOCs) atau senyawa organik yang mudah menguap. Terlebih jika cat kuku yang memiliki bau meyengat dan tentunya dikhawatirkan berisiko burung bagi Si janin dalam kandungan. Nah, ada baiknya moms benar-benar selektif memilih cat kuku yang berkualitas baik dan tentunya minim kandungan bahan kimia. 

Manicure dan Pedicure Saat Hamil, Aman Enggak Sih? Ini Penjelasannya
source: https://www.capitalhairandbeauty.co.uk

4. Pastikan Tidak Ada Luka di Tubuh
 

Mikroorganisme dapat masuk melalui tubuh moms melalui wadah untuk kaki kamu yang terluka. Jadi pastikan bagian kaki atau tangan moms tidak memiliki luka terbuka agar terhindar dari penularan melalui handuk atau alat manicure lainnya. Selain itu beri tahu kepada terapis bila moms sedang hamil, dan minta mereka untuk menghindari titik-titik pijatan yang dapat merangsang kontraksi saat melakukan pemijatan.
Manicure dan Pedicure Saat Hamil, Aman Enggak Sih? Ini Penjelasannya
source: https://groupon.com