Asalamuallaikum Moms,
Pernah mendengar mitos yang beredar di masyrakat jawa bahwa bulan dimakan sang Buto Ijo. Mitos yang dulu mamak saya gunakan untuk menakuti anak-anaknya agar tidak keluar malam malam. Di jaman digital ini informasi bebas bersliweran di mana mana, yuk mari kita cari tahu siapa sebenarnya yang memakan bulan. Apakah benar sang Buto Ijo ??

1. Bulan dimakan Buto Ijo
Sebenarnya bulan tidak pernah dimakan Buto Ijo, yup bulan memang terlihat berubah ubah bentuk jika dilihat dari bumi mulai dari bulan sabit sampai bulan purnama. Sebenarnya bulan tidak pernha berubah bentuk, melainkan bulan bergerak mengelilingi bumi dan terus merubah wajahnya. Bentuk bulan tampak berubah karena sebagian, setengah atau seluruh wajahnya memantulkan sinar matahari. Wajah bulan mulai tampak sedikit terang (Bulan Sabit) , lalu setengah terang ( bulan Setengah) , dan akhirnya terang penuh (Bulan Purnama). Berikutnya terjadi sebaliknya Terang pada wajah bulan terus berkurang dan akhirnya tidak nampak wajah bulan.


2. Siapakah yang memakan Bulan
Jawabannya adalah anak anak dari etnis China yang memakan bulan. Bukan bulan yang sesungguhnya, melainkan Kue bulan. Kue bulan yang sangat lezat di makan setiap perayaan Purnama di bulan September. Anak anak beserta keluarga akan membawa lampu lampion, lalu mereka bersama-sama menikmati kue lezat tersebut sambil melihat bulan di langit. Kebersamaan keluarga yang menyenangkan ya moms ^_^