Sesuaikan dengan Usia Anak

Sebagian besar bila tidak semua mainan anak memiliki keterangan usia yang direkomendasikan. Informasi itu dapat menjadi titik awal menentukan mainan yang tepat. Namun, kamu perlu bersikap realistis tentang kemampuan anak. Apabila usia anak sudah mencukupi, tapi anak masih sering memasukkan benda asing ke mulut, maka sebaiknya jangan berikan mainan dengan bagian-bagian kecil. Atau misalnya, kamu tergoda membelikan mainan yang ukurannya lebih besar, misalnya sepeda yang lebih besar.

Untuk berjaga-jaga, beri Si Kecil mainan yang lebih besar dari mulutnya sebelum ia berusia tiga tahun. Ada sebuah trik yang dapat kamu gunakan. Coba masukkan mainan ke dalam core atau corong tisu rol. Kalau muat, kemungkinan besar mainan itu kurang aman karena beresiko tersedak.

source: https://www.pinterest.com/pin/562175965956621313/


 

baca juga

Pilih Mainan dalam Kondisi Baik

Mainan baru tak selalu menjamin bahwa kondisinya baik, Beautynesian. Selalu ada kemungkinan benang yang lepas atau bagian tertentu yang tak dijahit dengan kuat. Selalu periksa mainan sebelum diberikan pada si kecil, terutama bagian-bagian seperti kancing, benang, manik-manik, baterai, dan bagian yang berisiko lepas. Pastikan tak ada bagian yang tajam, dan cat pada mainan tak terkelupas.

source: https://b2bbusinessnews.wordpress.com/2012/06/25/hazards-with-kids-toys/


 

HIndari Balon, Tali, dan Magnet

Ketiga benda ini mungkin terkesan sederhana, namun dapat membahayakan si kecil. Menurut laporan Consumer Product Safety Commission (CPSC) Amerika Serikat, karet balon dapat menyumbat saluran pernapasan dan menyebabkan tersedak. Tali-temali atau kabel mainan menimbulkan resiko tercekik. Magnet, terutama yang ditelan bersamaan dengan benda metal lainnya dapat menyebabkan masalah pada usus.

Sebaiknya ketiga benda di atas jangan diberikan sebelum usia anak mencukupi, ya. 

source: https://www.cpsc.gov/ko/Recalls/2015/bunnies-by-the-bay-recalls-pull-toys


 

baca juga

Hati-Hati Bahan Kimia Berbahaya

Sangat penting untuk memperhatikan hal ini, terutama pada teething toys dan kalau si kecil hobi memasukkan mainan ke mulut. Perhatikan label-label seperti "food grade" yang artinya mainan itu terbuat dari bahan-bahan yang sama dengan wadah makanan, atau "PVC free" yang artinya mainan itu bebas plastik PVC.

source: https://azbabyworld.com/product/mammas-club-5-fruit-baby-teething-toys-with-pacifier-clip-holder-non-toxic-bpa-latex-and-phthalate-free-silicone-teethers-soothing-soft-durable-and-freezer-safe/