1. Utamakan Kebersihan dan Kesehatan Bayi

Kebersihan dan kesehatan bayi adalah hal yang harus Moms prioritaskan. Jadi jangan bosan untuk selalu belajar tentang perawatan bayi baru dari sumber-sumber yang bisa dipercaya. Jangan mudah termakan mitos perawatan bayi baru lahir yang sering diucapkan orang-orang di sekitar Moms sebelum ada bukti medis atau ilmiahnya.

source: https://dnatesting.com

Salah satu hal yang harus Moms pelajari adalah bagaimana bisa menyusui si kecil dengan baik dan benar. Karena ASI adalah makanan terbaik bayi di 6 bulan pertamanya, prioritaskan untuk bisa menyusui dengan lancar ya, Moms.

2. Tunda Pekerjaan Domestik

Memiliki bayi baru lahir tentu sangat menguras tenaga, maka sebaiknya Moms tidak perlu berlaku layaknya supermom yang bisa melakukan segalanya. Tunda dulu berbagai kegiatan domestik seperti membersihkan rumah, memasak, mencuci dan menyetrika pakaian. Delegasikan dulu semua kegiatan itu pada pasangan, rumah makan, atau laundry kiloan.

source: https://www.thebump.com

Dengan menunda sementara kegiatan domestik yang biasa Moms lakukan, waktu yang Moms miliki bisa digunakan untuk beristirahat atau membangun bonding yang kuat dengan si kecil. Tentunya hal ini lebih menyenangkan bukan Moms?

baca juga

3. Cukup Istirahat

Memiliki bayi yang baru lahir bukan berarti Moms harus siap siaga 24 jam penuh untuk si kecil. Karena saking melelahkannya mengurus bayi baru lahir itu, Moms harus cukup istirahat. Saat bayi tidur, sebaiknya Moms juga tidur untuk memulihkan tenaga yang terkuras saat bayi terjaga.

source: http://www.sheknows.com

Dengan cukup istirahat, fisik dan psikis Moms akan lebih sehat sehingga lebih maksimal dalam membersamai si kecil. Moms juga perlu dan berhak untuk memanjakan diri lho, jadi jangan merasa bersalah ya kalau sesekali butuh istirahat.

4. Tebalkan Telinga

Hidup berdampingan dengan orang lain terkadang membuat Moms perlu mendengar ucapan-ucapan nyinyir dari orang-orang terhadap keputusan Moms dalam merawat bayi yang baru saja Moms lahirkan. Terhadap semua omongan miring tersebut, baiknya Moms tebalkan telinga saja jika itu hanya akan membuat Moms semakin tidak produktif.

source: https://mamashine.net

Belajarlah dari sumber terpercaya sehingga jika ada omongan miring dari orang lain, hati dan pikiran Moms tidak gamang memikirkan aneka mitos seputar pascapersalinan yang sering dihembuskan orang awam yang tidak bertanggung jawab.

baca juga

5. Kerjasama dengan Pasangan

Kondisi ibu pascapersalinan rentan menimbulkan depresi seperti baby blues syndrome bahkan post-partum major depression. Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, kerjasama dengan pasangan adalah hal yang harus dilakukan. Moms bisa meminta bantuan pasangan untuk berbagi pekerjaan rumah, bergantian mendampingi si kecil, atau sekedar memberikan pijatan untuk memperlancar produksi ASI.

source: https://www.embryoadoption.org

Karena di balik kebahagiaan seorang ibu, pasti ada pasangan hebat yang memberi dukungan penuh kepadanya. Jadi jangan ragu untuk menjalin kerjasama yang apik dengan Dads ya, Moms.