#1 Saat bayi meraih makanan kamu, maka ia siap untuk MPASI!

Fakta : Percaya sama mitos MPASI ini? Moms, bayi berusia 3 bulan atau lebih mungkin memperhatikan apa yang orang dewasa lakukan termasuk saat mereka makan. Bahkan beberapa anak menunjukan ketertarikan untuk meraih apa yang dimakan orang tua mereka. Padahal tanda bayi siap diberikan makanan padat bukan hanya ketertarikan terhadap makanan, tapi juga kesiapan fisik mereka seperti mengangkat kepala dengan tegak, menegakan badan dan dapat duduk tanpa dibantu. Selain itu, WHO dan the American Academy of Pediatrics, merekomendasikan pemberian makanan padat saat bayi berusia tepat 6 bulan atau 180 hari.

#1 Saat bayi meraih makanan kamu, maka ia siap untuk MPASI!
source: http://cdn2.momjunction.com/wp-content/uploads/2015/07/Grapes-While-Breastfeeding-624x416.jpg

#2 Ada jenis makanan yang harus diberikan terlebih dahulu

Mitos : Pemberian makanan padat pertama bayi harus dimulai dengan sayur atau buah-buahan, sedangkan pemberian protein dilakukan pada usia satu tahun

Fakta : Menurut Catherine Pound, dokter anak di Children’s Hospital of Eastern Ontario Kanada, ada dua alasan utama untuk mulai mengenalkan makanan padat. Pertama : mengembangkan ketrampilan motorik indranya dalam persiapan makanan padat secara lebih intensif. Kedua : memberikan asupan nutrisi selain ASI, terutama zat besi (Kebutuhan zat besi tidak akan tercukupi hanya dengan ASI). Oleh karena itu, tidak ada jenis makanan khusus yang harus diperkenalkan saat pertama kali MPASI. Makanan padat tersebut harus mengandung zat besi, seperti daging cincang halus, ikan matang tumbuk, telur matang, atau kacang-kacangan. Kamu juga bisa mulai dengan bubur beras merah, bubur beras putih atau sereal dengan kandungan zat besi.

Tapi Moms, WHO menyarankan untuk memberikan makanan dengan rasa tunggal selama paling tidak 3 hari berturut-turut agar Moms bisa memantau apakah ada alergi pada bayi sekaligus memperkenalkan bayi akan rasa, Setelah satu minggu atau lebih, Moms bisa memberikan makanan dengan kombinasi zat gizi. Misal bubur daging sayuran.

#2 Ada jenis makanan yang harus diberikan terlebih dahulu
source: http://assets.rebelcircus.com/blog/wp-content/uploads/2017/08/babyiStock_000016731231Small.jpg
baca juga

#3 Berikan makanan lembut selama anak belum memiliki gigi

Fakta : Tekstur makanan menjadi salah satu hal, selain zat gizi, yang harus kamu perhatikan saat memberikan MPASI. Saat awal MPASI anak mungkin akan diperkenalkan dengan pure paling tidak selama satu minggu. Tapi berikutnya, kamu sudah mulai bisa mengenalkan makanan padat melalui metode baby led weaning (BLW) dimana bayi mengambil makanannya sendiri. Makanan yang direkomendasikan untuk metode ini adalah sayuran yang dikukus sangat lunak berbentuk finger food. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan motorik oral (dalam mengunyah). Meskipun bayi belum memiliki gigi, kemungkinan kecil bayi akan tersedak. Hal ini disebabkan oleh refleks muntah alami yang membantu mereka memindahkan makanan yang telah berjalan terlalu jauh ke belakang mulut mereka ke depan lagi sehingga tidak tersedak

#3 Berikan makanan lembut selama anak belum memiliki gigi
source: http://cdn.skim.gs/image/upload/v1456342046/msi/Mother-feeding-baby-veggies_ndadov.jpg

#4 Mengenalkan makanan hambar sampai usia satu tahun

Fakta: Rasa adalah hal yang baik. Penting agar bayi dikenalkan dengan berbagai rasa dan tekstur sekitar usia sembilan bulan, karena ini meningkatkan kemungkinan mereka akan menerima berbagai jenis makanan di kemudian hari. Moms bisa menambahkan sedikit kayu manis, unsalted butter, atau sedikit saja gula dan garam ke makanan bayi. Perhatikan kadar gula dan garam maksimal yang bisa dikonsumsi bayi dalam sehari ya Moms. Jika memungkinkan, hindari penggunaan gula dan garam sampai bayi berusia 9 bulan.

#4 Mengenalkan makanan hambar sampai usia satu tahun
source: http://www.mothering.com/articles/wp-content/uploads/2017/11/vegan-child.jpg
baca juga

#5 Pada saat MPASI sebaiknya mengurangi Frekuensi Menyusu

Fakta: WHO merekomendasikan frekuensi menyusui harus tetap dipertahankan sama dengan sebelum masa MPASI. Pemberian makanan padat sebaiknay dilakukan setelah bayi menyusu karena ASI tetap menjadi makanan utama bayi sampai ia berusia 2 tahun.

Selain itu Moms, pada bayi dengan usia 12 sd 23 bulan,  35-40% kebutuhan energinya masih dipenuhi dari  asupan ASI. ASI adalah sumber asam lemak esensial yang penting untuk tumbuh kembang bayi. Pada saat usia bayi  berusia 15-18 bulan, sebagian kebutuhan mikronutrien juga masih dipenuhi lewat ASI, yaitu 70% vitamin A, 40% kalsium, dan 37% riboflavin.
Nah Moms, lanjut terus ya ng-ASI-nya. Masih banyak manfaat ASI yang bisa si kecil ambil agar tumbuh dengan optimal.

#5 Pada saat MPASI sebaiknya mengurangi Frekuensi Menyusu
source: https://dynamic-cdn.tinystep.in/image/admin-panel-image-61e03c1d-954f-48bc-9ed2-8912007908cd-1510743313607.jpeg